Erdogan Benarkan Turki Larang Pemimpin Israel Lewati Jalur Udaranya
Rabu, 20 November 2024 | 10:41 WIB
Rio de Janeiro, Beritasatu.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan pihaknya memang melakukan penutupan wilayah udara untuk pesawat pemimpin Israel Isaac Herzog.
Herzog awalnya akan menghadiri KTT PBB di Baku. Namun, dia tidak bisa mendarat di Azerbaijan untuk menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP-29) di Baku karena Turki menolak pesawat tersebut melewati wilayah udaranya.
Hal ini awalnya beredar melalui laporan harian Turki Milliyet. Media ini mengutip sumber diplomatik Israel dan Turki pada Minggu (17/11/2024).
"Kami tidak mengizinkan pemimpin Israel menggunakan jalur udara kami. Kami sampaikan ada opsi lain. Kami mengambil sikap tertentu pada beberapa isu dan kami akan melakukannya," ungkap Erdogan saat konferensi pers, dilansir dari Antara.
Presiden Erdogan telah menyatakan putusnya hubungan diplomatik antara Turki dengan Israel pada awal November 2024. Alasan utamanya adalah akibat Israel yang tetap melakukan aksi militernya di Jalur Gaza.
Ke depannya, Erdogan mengungkapkan jika pihaknya tidak ada niat memperbaiki hubungan dengan Israel tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




