ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Breaking News! Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Senin, 21 April 2025 | 15:19 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Paus Fransiskus
Paus Fransiskus (Istimewa/Istimewa)

Vatikan, Beritasatu.com – Dunia dikejutkan oleh kabar duka dari Vatikan, Senin (21/4/2025), setelah Paus Fransiskus dinyatakan meninggal dunia di kediamannya di Casa Santa Marta.

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini wafat dalam usia 88 tahun setelah berjuang melawan pneumonia ganda yang dideritanya sejak awal tahun.

Paus Fransiskus, yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio, merupakan Paus asal Argentina pertama dan juga orang Amerika Latin pertama yang memimpin Gereja Katolik Roma, yang memiliki sekitar 1,3 miliar pengikut di seluruh dunia. Ia menjabat sebagai Paus sejak Maret 2013.

ADVERTISEMENT

Selama lima minggu terakhir, Paus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Poliklinik Gemelli akibat pneumonia parah yang hampir merenggut nyawanya sebanyak dua kali. Setelah kondisinya mulai membaik, beliau dipulangkan pada 23 Maret 2025 dan melanjutkan masa pemulihan di Vatikan dengan pengawasan medis ketat.

Dokter menyebutkan bahwa pneumonia ganda yang dialami telah merusak paru-parunya dan membuat otot pernapasannya menegang. Paus tetap menggunakan alat bantu oksigen melalui kanula, meskipun sempat dapat melepasnya sesekali.

Pada awal April 2025, Vatikan merilis pernyataan bahwa hasil rontgen menunjukkan adanya perbaikan ringan pada paru-paru dan fungsi motoriknya. Namun, kondisi beliau tetap dianggap rapuh.

Dalam salah satu pernyataan terakhirnya pada 16 Maret lalu, Paus mengakui kondisi kesehatannya. Ia menulis:

"Saya berbagi pemikiran ini dengan Anda saat saya menghadapi masa pencobaan, dan saya bergabung dengan begitu banyak saudara-saudari yang sedang sakit. Rapuh, saat ini, seperti saya. Tubuh kita memang lemah, tetapi meski begitu, tak ada yang dapat menghalangi kita untuk mengasihi, berdoa, memberi diri, dan saling mendukung, dalam iman, memancarkan tanda-tanda harapan."

Ketika meninggalkan rumah sakit, Paus Fransiskus sempat menyapa para peziarah dari balkon dengan kursi roda, melambaikan tangan dan berkata lirih melalui mikrofon: "Terima kasih, semuanya."

Terlepas dari usia dan kondisi kesehatannya, Paus tetap aktif menjalankan tugas-tugas kenegaraan dan spiritual. Bahkan pada September 2024, ia menyelesaikan tur empat negara Asia-Pasifik, termasuk Singapura, yang menjadi kunjungan terpanjang selama masa kepausannya baik dari sisi durasi maupun jarak.

Kabar wafatnya Paus Fransiskus membawa duka mendalam bagi umat Katolik dan masyarakat dunia. Vatikan diperkirakan akan segera mengumumkan proses konklaf untuk memilih penggantinya dalam waktu dekat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menag Nasaruddin Umar Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma

Menag Nasaruddin Umar Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma

NASIONAL
Menag Nasaruddin Kenang Paus Fransiskus di Forum Perdamaian Vatikan

Menag Nasaruddin Kenang Paus Fransiskus di Forum Perdamaian Vatikan

INTERNASIONAL
Menag Nasaruddin Umar Hadiri Forum Perdamaian Dunia di Roma

Menag Nasaruddin Umar Hadiri Forum Perdamaian Dunia di Roma

INTERNASIONAL
Kebaya Menari Siap Tampil di Vatikan, Bakal Pentas di Hadapan Paus

Kebaya Menari Siap Tampil di Vatikan, Bakal Pentas di Hadapan Paus

NASIONAL
Penghargaan Martabat Kemanusiaan GP Ansor Resmi Diterima Vatikan

Penghargaan Martabat Kemanusiaan GP Ansor Resmi Diterima Vatikan

INTERNASIONAL
Paus Leo XIV Serukan Perdamaian dan Rekonsiliasi

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian dan Rekonsiliasi

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon