ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Israel-AS Tarik Delegasi dari Perundingan Gencatan Senjata Gaza

Jumat, 25 Juli 2025 | 08:54 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Ilustrasi bendera Israel-Palestina.
Ilustrasi bendera Israel-Palestina. (freepik.com/freepik.com)

Doha, Beritasatu.com – Israel dan Amerika Serikat menarik delegasi mereka dari perundingan gencatan senjata Gaza untuk konsultasi pada Kamis (24/7/2025). Utusan AS Steve Witkoff menuding kelompok Hamas tidak bertindak dengan itikad baik dalam proses mediasi tersebut.

Penarikan ini menjadi kemunduran terbaru dalam upaya mencapai kesepakatan yang bertujuan menghentikan pertempuran di Gaza, membebaskan sandera Israel yang ditahan Hamas, serta memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.

“Mediator telah melakukan upaya besar, tetapi Hamas tampaknya tidak terkoordinasi atau bertindak dengan itikad baik. Kami kini akan mempertimbangkan opsi alternatif untuk memulangkan sandera dan menciptakan kondisi yang lebih stabil bagi rakyat Gaza,” tulis Witkoff di X.

ADVERTISEMENT

Hamas belum memberikan tanggapan resmi.

Seorang pejabat Israel menyatakan bahwa tanggapan Hamas atas proposal gencatan senjata terbaru tidak memungkinkan kemajuan tanpa konsesi besar. Meski demikian, Israel menegaskan akan melanjutkan diskusi.

Kedua pihak menghadapi tekanan domestik dan internasional untuk mencapai kesepakatan setelah hampir dua tahun perang. Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk, sementara warga Israel menuntut kepastian terkait kondisi sandera yang ditahan Hamas.

Puluhan warga Gaza dilaporkan meninggal akibat kelaparan dalam beberapa minggu terakhir seiring meningkatnya ancaman bencana pangan di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut penderitaan di Gaza sebagai bencana kemanusiaan yang tak terkatakan dan tak dapat dipertahankan, dan mendesak Israel segera menerima bantuan kemanusiaan.

“Kita sedang menyaksikan bencana kemanusiaan. Situasinya telah mencapai titik terendah dan terus memburuk,” ujar Starmer, seraya mengumumkan panggilan darurat dengan mitra Prancis dan Jerman untuk membahas langkah menghentikan kekerasan dan mendistribusikan bantuan pangan mendesak.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, dua orang meninggal akibat kekurangan gizi. Kepala Rumah Sakit Shifa menyatakan korban meninggal setelah tidak makan selama beberapa hari karena minimnya pasokan.

Meski sempat muncul tanda kemajuan, seorang pejabat senior Hamas menyebut kesepakatan gencatan senjata memerlukan waktu beberapa hari karena adanya penundaan dari pihak Israel.

Seorang pejabat Israel menyebut teks baru kesepakatan sudah dapat ditindaklanjuti, tetapi laporan Channel 12 Israel menyebut kesepakatan cepat tidak mungkin tercapai karena perbedaan, termasuk mengenai posisi militer Israel selama gencatan senjata.

Forum Keluarga Sandera menyatakan keprihatinan atas penarikan delegasi Israel.

“Setiap hari yang berlalu membahayakan peluang para sandera untuk pulih dan memperbesar risiko kehilangan informasi intelijen penting tentang mereka,” demikian pernyataan forum tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AS Alihkan Misi di Gaza ke Pasukan Stabilitas Internasional

AS Alihkan Misi di Gaza ke Pasukan Stabilitas Internasional

INTERNASIONAL
Masih Kendalikan Gaza, Hamas Jadi Tantangan Dewan Perdamaian Trump

Masih Kendalikan Gaza, Hamas Jadi Tantangan Dewan Perdamaian Trump

INTERNASIONAL
Prabowo Hadiri Board of Peace Bahas Gaza

Prabowo Hadiri Board of Peace Bahas Gaza

INTERNASIONAL
Indonesia Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Indonesia Jadi Negara Pertama yang Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

INTERNASIONAL
Refleksi Perayaan Tahun Baru 2026 dari Sydney hingga Gaza

Refleksi Perayaan Tahun Baru 2026 dari Sydney hingga Gaza

INTERNASIONAL
Gencatan Senjata Gaza Kian Rapuh, Serangan Israel Renggut 5 Nyawa

Gencatan Senjata Gaza Kian Rapuh, Serangan Israel Renggut 5 Nyawa

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon