ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Jepang Protes Sikap Diam PM Takaichi atas Invasi AS ke Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:00 WIB
S
S
Penulis: Sukarjito | Editor: JTO
Nicolas Maduro dikawal untuk menaiki helikopter menuju Pengadilan Federal Manhattan pada Senin 5 Januari 2026.
Nicolas Maduro dikawal untuk menaiki helikopter menuju Pengadilan Federal Manhattan pada Senin 5 Januari 2026. (AP Photo/WABC)

Tokyo, Beritasatu.com - Gelombang protes besar melanda Tokyo, Jepang, Jumat (9/1/2026) malam waktu setempat. Ribuan warga turun ke jalan mengecam sikap menghindar Perdana Menteri Sanae Takaichi terkait serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela serta rencana perombakan kebijakan militer Jepang yang dinilai berbahaya.

Aksi yang diinisiasi oleh berbagai kelompok sipil ini berpusat di depan kantor resmi perdana menteri sejak pukul 19.00 waktu setempat. Massa membawa poster bertuliskan "Kekuatan tidak menciptakan perdamaian" dan "Tegakkan Konstitusi", sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan Jepang dalam konflik bersenjata.

Sentimen publik memuncak setelah Washington melancarkan operasi militer skala besar untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya secara paksa. Namun, PM Takaichi justru menghindari pernyataan tegas terkait pelanggaran hukum internasional tersebut. Dalam unggahan media sosialnya, ia sengaja menghilangkan diksi hukum internasional dan hanya fokus pada keselamatan warga Jepang di sana.

ADVERTISEMENT

"Sebagai pemimpin dari satu-satunya negara yang pernah menderita serangan nuklir, kegagalan Takaichi bersikap tegas adalah hal memalukan," ujar Moriya, salah satu pendemo dilansir dari Xinhua.

Peserta aksi lainnya, Motoko Kato menyatakan, telah kehilangan kepercayaan kepada pemerintah. Menurut dia, sikap bungkam Tokyo merupakan bentuk persetujuan diam-diam atas agresi militer tersebut. Warga menuntut Jepang menjauhkan diri dari aliansi yang menggunakan kekuatan koersif untuk menggulingkan kedaulatan negara lain.

Keresahan warga Jepang ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas terhadap pergeseran haluan politik keamanan nasional di bawah administrasi Takaichi. Sejumlah pihak menilai Jepang tengah melangkah terlalu jauh meninggalkan prinsip pasifisme demi menyelaraskan diri dengan ambisi militer Amerika Serikat pada panggung global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump Sinyalkan Pertemuan dengan Oposisi Venezuela María Machado

Trump Sinyalkan Pertemuan dengan Oposisi Venezuela María Machado

INTERNASIONAL
Bukan hanya Maduro, Ini Pemimpin Dunia yang Pernah Ditangkap AS

Bukan hanya Maduro, Ini Pemimpin Dunia yang Pernah Ditangkap AS

INTERNASIONAL
Serial Lawas 'Jack Ryan' Ramal Serangan AS ke Venezuela sejak 2019?

Serial Lawas 'Jack Ryan' Ramal Serangan AS ke Venezuela sejak 2019?

LIFESTYLE
Siapa Delcy Rodriguez Presiden Interim Venezuela yang Gantikan Maduro?

Siapa Delcy Rodriguez Presiden Interim Venezuela yang Gantikan Maduro?

INTERNASIONAL
Maduro Hadapi Sidang di Pengadilan Federal New York, Ini Tuduhannya

Maduro Hadapi Sidang di Pengadilan Federal New York, Ini Tuduhannya

INTERNASIONAL
Maduro Ditangkap Pasukan Elite AS, Presiden Ukraina Angkat Bicara

Maduro Ditangkap Pasukan Elite AS, Presiden Ukraina Angkat Bicara

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon