ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dewan Perdamaian Gaza: Strategi Indonesia Kawal Palestina

Rabu, 4 Februari 2026 | 11:20 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump (kiri) menyalami Presiden Prabowo Subianto (tiga kanan) selepas acara peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza di Congress Hall WEF 2026, Kota Davos, Swiss.
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump (kiri) menyalami Presiden Prabowo Subianto (tiga kanan) selepas acara peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace) Gaza di Congress Hall WEF 2026, Kota Davos, Swiss. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian untuk Gaza yang diluncurkan pada World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, sebagai bagian dari upaya internasional mendorong penghentian kekerasan dan stabilisasi kawasan. 

Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian tersebut dimaksudkan untuk memperkuat posisi diplomatik Indonesia dalam mendorong perdamaian global, khususnya dalam mengawal solusi dua negara bagi Palestina serta stabilisasi kawasan Gaza.

Baca Juga: Ramai Kritik, Prabowo Siap Terima Saran Soal Dewan Perdamaian Trump 

Dewan yang digagas Presiden AS Donald Trump ini beranggotakan 19 negara dan akan bermitra dengan PBB untuk mengawasi gencatan senjata, menjaga keamanan, serta mendukung rekonstruksi di Gaza. Keikutsertaan Indonesia menegaskan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat akses bantuan kemanusiaan dan mendorong terwujudnya perdamaian berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Keputusan ini sempat menuai pro kontra. Menyadari hal ini, Presiden Prabowo kemudian mengundang pimpinan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam, tokoh agama, dan pimpinan pondok pesantren untuk memaparkan langsung alasan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis 22 Januari 2026. - (Antara/Aria Cindyar)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis 22 Januari 2026. - (Antara/Aria Cindyar)

“Seperti biasa presiden selalu menjadikan forum-forum diskusi sebagai media untuk mendapatkan masukan-masukan dari para tokoh,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media sebelum pertemuan digelar, Selasa (3/2/2026).

Dukungan Penuh Tokoh Islam 

Hasilnya, tokoh-tokoh Islam kemudian memberikan dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamainan. 

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyampaikan semua pihak yang hadir bisa menerima mengapa Indonesia memutuskan untuk masuk sebagai anggota Dewan Perdamaian. 

"Saya kira semua yang hadir memahami dan bisa menerima, bahkan mempercayakan perjuangan untuk menolong Palestina melalui upaya-upaya strategis ini," kata Gus Yahya kepada awak media, Selasa (3/2/2026). 

Gus Yahya menambahkan, pada tataran nilai, semua tokoh Islam yang hadir sepakat menolak penjajahan dan berkomitmen memperjuangkan kemerdekaan semua bangsa, sesuai amanat proklamasi.

Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan pimpinan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam, tokoh agama, dan pimpinan pondok pesantren terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 3 Februari 2026. - (Beritasatu.com/Tommy Pribadi)
Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan pimpinan 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam, tokoh agama, dan pimpinan pondok pesantren terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 3 Februari 2026. - (Beritasatu.com/Tommy Pribadi)

Hal senada diungkapkan Ketua MUI Anwar Iskandar. MUI yang awanya menyuarakan kritikan terhadap keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian, kini menegaskan dukungan. 

Anwar Iskandar menjelaskan MUI akan mendukung selama keputusan bergabung dalam lembaga bentukan Amerika Serikat (AS) tersebut untuk kepentingan kemanusiaan. 

Sepanjang untuk kemaslahatan, tentu saja (mendukung) karena MUI ini berjuang untuk kemaslahatan umat, untuk kemaslahatan bangsa, untuk kemaslahatan kemanusiaan," kata Anwar saat ditemui seusai pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hamas Desak BoP Ambil Sikap Soal Rencana Israel Kuasai 70 Persen Gaza

Hamas Desak BoP Ambil Sikap Soal Rencana Israel Kuasai 70 Persen Gaza

INTERNASIONAL
Dana Rekonstruksi Gaza Bentukan Trump Ternyata Masih Kosong

Dana Rekonstruksi Gaza Bentukan Trump Ternyata Masih Kosong

INTERNASIONAL
3 Instrumen yang Dimiliki RI untuk Menekan Israel

3 Instrumen yang Dimiliki RI untuk Menekan Israel

INTERNASIONAL
Survei: Mayoritas Warga Tolak Indonesia Gabung BoP

Survei: Mayoritas Warga Tolak Indonesia Gabung BoP

NASIONAL
3 Prajurit TNI Gugur, TB Hasanuddin Desak RI Keluar dari BoP

3 Prajurit TNI Gugur, TB Hasanuddin Desak RI Keluar dari BoP

NASIONAL
Prabowo Bantah RI Janji Donasi US$ 1 Miliar kepada BoP

Prabowo Bantah RI Janji Donasi US$ 1 Miliar kepada BoP

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon