AS Bantah Klaim Ukraina Soal Deadline Akhiri Perang dengan Rusia
Rabu, 11 Februari 2026 | 05:28 WIB
Washington, Beritasatu.com - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk North Atlantic Treaty Organization (NATO) Matthew Whitaker, membantah klaim AS telah menetapkan tenggat waktu bagi Ukraina dan Rusia untuk mengakhiri perang pada musim panas tahun ini, seperti yang sebelumnya diklaim oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Mengutip laporan The Guardian, Rabu (11/2/2026), Whitaker menegaskan AS tidak pernah menetapkan tenggat waktu apa pun. Menurutnya, AS hanya ingin konflik dan permusuhan antara Rusia dan Ukraina segera berakhir secepat mungkin untuk menghentikan penderitaan dan korban jiwa di Ukraina.
"Kami ingin pertempuran ini berakhir. Kami hanya ingin kedua belah pihak bersatu dan menyepakati kesepakatan perdamaian. Kami menginginkannya lebih cepat daripada nanti, dan kami hanya ingin melihat penderitaan dan pembunuhan di Ukraina berakhir," ujar Whitaker.
Ia menilai penetapan tenggat waktu dalam situasi konflik seperti saat ini justru berbahaya dan berpotensi memperburuk keadaan.
"Saya pikir kita akan menyelesaikan ini segera mungkin setelah semuanya siap. Namun pada akhirnya, Rusia dan Ukraina, harus menyetujui kesepakatan apa pun yang dirumuskan," tambahnya.
Pernyataan Whitaker ini muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya menyebut AS telah memberikan deadline terhadap Ukraina dan Rusia untuk mengakhiri perang di antara keduanya pada awal musim panas tahun ini.
Sementara itu, kantor berita Reuters melaporkan pada Jumat (6/2/2026), para negosiator AS dan Ukraina telah membahas kemungkinan penandatanganan perjanjian perdamaian pada Maret 2026, serta penyelenggaraan pemilihan umum di Ukraina pada Mei 2026.
Namun, laporan tersebut juga menyebutkan masih ada dua isu utama yang belum terselesaikan dalam perundingan, yakni status wilayah Donbas dan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




