Israel Klaim Ajudan Sekjen Hizbullah Tewas dalam Serangan
Kamis, 9 April 2026 | 19:46 WIB
Tel Aviv, Beritasatu.com — Militer Israel mengeklaim telah menewaskan ajudan dekat Sekretaris Jenderal Hizbullah, Ali Youssef Harshi, dalam serangan udara yang menargetkan Beirut, Lebanon. Serangan ini dinilai sebagai pukulan besar terhadap struktur komando Hizbullah sekaligus memicu eskalasi baru di kawasan.
Menurut militer Israel, Harshi merupakan sosok penting dalam lingkaran dalam pimpinan Hizbullah. Ia berperan sebagai sekretaris pribadi, penasihat senior, dan penghubung komunikasi pimpinan.
Perannya yang strategis membuat serangan ini berdampak langsung pada sistem komando dan kendali organisasi.
Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer yang disebut “Operasi Kegelapan Abadi”, yang menargetkan infrastruktur komando, jalur logistik, dan pusat operasional Hizbullah.
Militer Israel menyebut operasi ini bertujuan melemahkan kemampuan tempur Hizbullah secara signifikan.
Dalam operasi tersebut, Israel melancarkan serangan udara intensif ke sekitar 10 lokasi penting di Lebanon, termasuk gudang senjata, lokasi peluncuran rudal, dan pusat komando lapangan. Serangan juga menyasar jalur pergerakan logistik di sekitar Sungai Litani.
Penargetan tokoh inti Hizbullah dinilai menandai fase baru konflik yang lebih langsung dan terbuka. Langkah ini berpotensi memicu balasan dari Hizbullah, memperluas konflik regional, dan menggagalkan upaya deeskalasi.
Iran menilai eskalasi ini sebagai pelanggaran terhadap kesepahaman internasional yang baru tercapai sebelumnya. Ketegangan pun meningkat di kawasan, khususnya di bagian utara yang berbatasan dengan Lebanon.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




