ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Israel Serang Lebanon, Kemenlu Swiss Umumkan Pertemuan AS-Iran Ditunda

Jumat, 19 Juni 2026 | 15:04 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Israel meluncurkan serangan terbaru ke wilayah Lebanon pada Kamis 18 Juni 2026 di tengah rencana perundingan lanjutan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Jenewa, Swiss.
Israel meluncurkan serangan terbaru ke wilayah Lebanon pada Kamis 18 Juni 2026 di tengah rencana perundingan lanjutan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Jenewa, Swiss. (AP Photo/Hussein Malla)

Bern, Beritasatu.com – Pemerintah Swiss rangkaian agenda pertemuan yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, Qatar, dan Pakistan resmi ditunda sebagai tindak lanjut kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah resmi ditunda. Keputusan ini muncul hanya beberapa jam setelah rencana keberangkatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance ke negara pegunungan tersebut dibatalkan.

“Pembicaraan yang direncanakan antara AS, Iran, Qatar, dan Pakistan telah ditunda,” bunyi pengumuman Kementerian Luar Negeri Swiss dalam pernyataan kepada AFP, dikutip dari TRT World, Jumat (19/6/2026). 

Meski tanpa memberikan jadwal baru, Kementerian Luar Negeri Swiss menegaskan tetap siap memfasilitasi kapan pun proses dialog tersebut. 

ADVERTISEMENT

“Swiss tetap siap untuk memfasilitasi pembicaraan ini. Pekerjaan persiapan yang relevan di Burgenstock terus berlanjut,” tandas Kementerian Luar Negeri Swiss. 

Pengumuman pembatalan pertemuan antara AS, Iran, Qatar, dan Pakistan muncul setelah Israel meluncurkan serangan terbaru menargetkan posisi Hizbullah di wilayah selatan Lebanon pada Kamis (18/6/2026) malam. 

Kesepakatan damai sementara yang sebelumnya dijadwalkan untuk ditandatangani pekan ini dirancang sebagai upaya meredakan perang antara AS dan Iran, membuka kembali Selat Hormuz, serta memulai periode 60 hari dialog lanjutan mengenai isu yang lebih luas, termasuk program nuklir Teheran.

Pada saat yang sama, kesepakatan tersebut juga diharapkan dapat menghentikan pertempuran di Lebanon. Namun nyatanya, pasukan militer Israel justru tetap menggempur wilayah Lebanon. 

Kelompok Hizbullah melaporkan terjadinya pertempuran sengit dengan pasukan Israel. Menurut sejumlah laporan, serangan Israel sepanjang malam hingga Jumat (19/6/2026) dilaporkan menewaskan sedikitnya 16 orang di Lebanon selatan, dikutip dari Al Jazeera

Penundaan ini juga terjadi setelah Gedung Putih mengumumkan pembatalan perjalanan Wakil Presiden JD Vance pada Kamis malam. Juru bicara Gedung Putih menyebut proses negosiasi memiliki tantangan logistik yang rumit. 

“Logistik negosiasi ini tidak pernah sederhana atau dapat diprediksi,” kata Gedung Putih.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran dan AS Siap Gelar Putaran Kedua Dialog Nuklir di Jenewa

Iran dan AS Siap Gelar Putaran Kedua Dialog Nuklir di Jenewa

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon