Sejak Kerusuhan Capitol, Bisnis Donald Trump Dijauhi
Jumat, 19 Maret 2021 | 13:17 WIB
Washington, Beritasatu.com - Bloomberg Billionaires Index melaporkan kekayaan Donald Trump justru melorot sejak menjabat presiden Amerika Serikat (AS). Selain akibat pandemi Covid-19, bisnis Trump makin dijauhi karena kerusuhan Gedung Capitol.
Seperti dilaporkan BBC, kekayaan bersih Donald Trump anjlok sekitar US$ 700 juta (Rp 10 triliun) menjadi US$ 2,3 miliar (Rp 33,1 triliun) selama menjabat sebagai presiden Amerika Serikat (AS)
Setelah pengepungan Capitol Hill pada Januari, Asosiasi Pegolf Profesional (PGA) Amerika telah mengakhiri perjanjian untuk menjadi tuan rumah turnamen kejuaraan 2022 di lapangan golf Mr Trump di New Jersey. PGA menyatakan lapangan golf Trump akan merusak merek grup.
Deutsche Bank pernah menjadi satu-satunya bank yang bersedia meminjamkan kepada Trump setelah kebangkrutan pada 1990-an. Namun kini, Deutsche Bank juga menyatakan setelah kerusuhan itu bahwa mereka tidak akan berbisnis lagi dengan Trump.
Menurut pengungkapan keuangan yang dilihat oleh Bloomberg, Trump juga memiliki armada pesawat yang mencakup Boeing 757. Pesawat-pesawat ini kini berumur puluhan tahun dan nilainya telah diturunkan selama bertahun-tahun.
Tujuh pesawat dihargai sekitar US$ 59 juta (Rp 850 miliar) pada 2015 dan lima pesawat bernilai sekitar US$ 6,5 juta (Rp 93,7 miliar) pada 2020. Nilai pesawat Trump juga telah turun selama bertahun-tahun, karena dia telah menjual sebagian armadanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




