ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kini Muncul Subvarian BA.2 yang Dijuluki “Siluman Omicron”

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:49 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Seperti semua virus, virus corona bermutasi. (Atas) dalam penggambaran varian virus corona Afrika Selatan B.1.531 ini, pita kuning tipis di sekitar tepi menunjukkan situs mutasi. Paku virus (merah) menempel pada reseptor sel manusia (biru).
Seperti semua virus, virus corona bermutasi. (Atas) dalam penggambaran varian virus corona Afrika Selatan B.1.531 ini, pita kuning tipis di sekitar tepi menunjukkan situs mutasi. Paku virus (merah) menempel pada reseptor sel manusia (biru). (NPR/Juan Gaertner)

London, Beritasatu.com – Setelah heboh gelombang infeksi varian Covid-19 Omicron, kini muncul kabar tentang versi lain dari varian yang lebih menular, yang dijuluki BA.2. Varian ini bahkan dijuluki "siluman Omicron" karena tampaknya mampu menghindari identifikasi lebih baik dari pendahulunya.

Sementara varian lainnya eperti Mu atau Lambda, memiliki dampak yang kecil, dan detailnya tetap samar. Indikasi awal memperlihatkan, bahwa BA.2 tampaknya menyebar bahkan di negara-negara di mana garis keturunan Omicron asli, BA.1, dominan.

Di Denmark, negara yang kebijakan Covid-nya sering dikontraskan dengan AS, BA.2 sekarang menyumbang hampir setengah dari sampel uji yang diurutkan. Pada pekan terakhir Desember, menurut data Statens Serum Institut di bawah naungan Kementerian Kesehatan Denmark, subvarian menyumbang 20% dari seluruh kasus Covid-19 di Denmark. Pada minggu kedua Januari, pangsanya telah meningkat menjadi sekitar 45% dari total.

Baca Juga: Diberi Nama IHU, Prancis Laporkan Varian Baru Covid

ADVERTISEMENT

"Selama periode yang sama, frekuensi relatif BA.1 telah turun," menurut pernyataan dari lembaga tersebut. "BA.1 dan BA.2 memiliki banyak perbedaan dalam mutasi mereka di bidang yang paling penting. Faktanya, perbedaan antara BA.1 dan BA.2 lebih besar daripada perbedaan antara varian asli dan varian Alpha."

Contoh analisis awal BA.2 di negara tersebut "tidak menunjukkan perbedaan dalam rawat inap," menurut SSI. Juga tidak jelas seberapa efektif vaksin saat ini terhadap subvarian.

Wilayah Inggris Raya, Norwegia, Prancis, India, dan Swedia juga mengalami kasus cabang Omicron pada tingkat yang lebih rendah, seperti halnya AS.

BA.2 "telah ditetapkan sebagai varian yang sedang diselidiki" oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris. Versi baru Omicron pertama kali terdeteksi di Inggris pada 6 Desember 2021, menurut laporan HSA. Hingga saat ini, ada 426 kasus yang dikonfirmasi, dengan konsentrasi terbesar berpusat di sekitar London.

"Analisis awal menunjukkan tingkat pertumbuhan yang meningkat dibandingkan dengan BA.1, namun, tingkat pertumbuhan memiliki tingkat kepastian yang rendah di awal kemunculan varian dan analisis lebih lanjut diperlukan," bunyi laporan tersebut.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

Varian Covid-19 Cicada Muncul di Banyak Negara, Ini Gejalanya

LIFESTYLE
Varian Baru Covid-19 Stratus Muncul, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Varian Baru Covid-19 Stratus Muncul, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

LIFESTYLE
Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

Dokter Paru Minta Pemerintah Modifikasi Vaksin Covid-19

LIFESTYLE
Kasus Covid-19 Naik Lagi, Pakar UGM: Jangan Anggap Remeh Varian Baru

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Pakar UGM: Jangan Anggap Remeh Varian Baru

NASIONAL
Waspada Covid-19 Naik Lagi, Wali Kota Malang Ingatkan Pakai Masker

Waspada Covid-19 Naik Lagi, Wali Kota Malang Ingatkan Pakai Masker

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon