ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tentara Ukraina di Mariupol Abaikan Ultimatum Rusia untuk Menyerah

Senin, 18 April 2022 | 08:56 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Gerbang pabrik baja Illich Steel and Iron Works yang rusak terlihat selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, 15 April 2022.
Gerbang pabrik baja Illich Steel and Iron Works yang rusak terlihat selama konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, 15 April 2022. (Antara/Reuters)

Mariupol, Beritasatu.com - Tentara Ukraina yang masih bertahan di kota pelabuhan Mariupol tampaknya mengabaikan ultimatum Rusia untuk menyerah pada Minggu (17/4/2022).

Beberapa jam setelah tenggat pukul 03.00 GMT (10.00 WIB), tidak ada tanda-tanda menyerah dari tentara Ukraina yang berada di pabrik baja Azovstal yang menghadap ke Laut Azov.

Mengutip penyadapan radio, kementerian pertahanan Rusia mengatakan tentara Ukraina yang terkepung, termasuk 400 "tentara bayaran asing", diperintahkan untuk menembak siapa pun yang ingin menyerah. Belum ada komentar dari pemerintah Ukraina tentang hal itu dan Moskow sebelumnya mengatakan pasukan mereka hampir sepenuhnya telah merebut Kota Mariupol.

Baca Juga: Rusia Ultimatum Tentara Ukraina di Mariupol, Jika Menyerah akan Selamat

ADVERTISEMENT

Setelah gagal mengatasi perlawanan Ukraina di utara, militer Rusia mengalihkan serangannya ke wilayah Donbas di timur sembari terus meluncurkan rudal dari jarak jauh ke wilayah lain, termasuk ibu kota Kyiv.

Sekitar empat juta warga Ukraina meninggalkan negara itu, kota-kota porak-poranda dan ribuan orang tewas.

Merebut Mariupol, pelabuhan utama di Donbas, akan menjadi capaian strategis bagi Rusia karena kota itu menghubungkan kelompok separatis pro-Rusia di timur dengan wilayah Krimea yang dicaplok oleh Moskwa pada 2014.

"Penjajah akan dimintai tanggung jawab atas apa pun yang mereka lakukan di Ukraina," kata Presiden Volodymyr Zelensky di akun Telegram pribadinya.

Dia juga mengunggah gambar-gambar tentang kerusakan yang katanya mirip dengan "masa mengerikan" Perang Dunia Kedua.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

Trump-Zelensky Bahas Peluang Pertemuan Trilateral dengan Putin

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon