Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Pernah Ingin Jadi Pendeta
Senin, 9 Mei 2022 | 13:59 WIB
Mengingat jalannya yang unik menuju jabatan tertinggi di Korsel, Yoon Suk-yeol mengatakan dalam sebuah acara telivisi baru-baru ini: "Saya tidak terlalu cemas dan tidur nyenyak selama kampanye, tetapi sejak pemilihan, saya telah berjuang untuk dapat tidur dengan nyenyak."
"Menurut saya kesepian adalah arti dari menjadi seorang presiden ... Anda tahu, mantan Presiden Amerika Serikat Harry Truman memiliki tanda di mejanya yang berbunyi Uang berhenti di sini?," ujarnya.
Sebagai seorang jaksa, sifat Yoon Suk-yeol yang keras dan kepatuhannya pada peraturan membantunya menaiki tangga karier pada beberapa waktu tertentu.
Baca Juga: Megawati Akan Menghadiri Pelantikan Presiden Korea Selatan
Namun, rekam jejaknya saat menimbulkan kebencian dari tokoh-tokoh kuat juga mengakibatkan beberapa penurunan pangkat selama masa kariernya. Bahkan, Yoon Suk-yeol justru dengan bercanda mengatakan masa penurunan pangkat itu memberinya lebih banyak waktu untuk melatih keterampilan memasaknya.
Etos pribadinya yang menonjol tampak dalam sidang pada 2013 yang membuat sejumlah gelombang di Seoul. Saat itu Yoon Suk-yeol mengatakan kepada para anggota parlemen Korsel: "Saya tidak setia kepada siapa pun". Dia menekankan kepatuhannya pada hukum, bukan kepada orang-orang yang berkuasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




