ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Polres Bogor Selidiki Pungli Sopir Truk Tambang di Parungpanjang

Minggu, 2 Juni 2024 | 23:54 WIB
A
IC
Penulis: Antara | Editor: CAH
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Antara/Antara)

Bogor, Beritasatu.com - Polres Bogor menyelidiki kasus pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk tambang di kantong parkir di Desa Gorowong, Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri insiden yang sempat viral di media sosial tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan," ujar Rio di Cibinong, Minggu (2/6/2024).

Rio menambahkan bahwa kepolisian sedang melakukan pendalaman dengan memeriksa beberapa pihak yang mengetahui kejadian tersebut yang terjadi pekan lalu. "Jika terbukti melakukan pungli, akan kami tindak," tegasnya dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Mustakim, menyatakan bahwa aksi pungli yang viral di media sosial tersebut tidak melibatkan anggotanya.

"Itu bukan anggota kami, saya bahkan tidak mengenal mereka. Saya sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menindaklanjuti kasus ini," ujarnya.

Mustakim juga menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian terus dilakukan untuk mengatasi dan mengantisipasi aksi pungli terhadap sopir angkutan tambang.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, mengatakan bahwa petugas yang berada di tenda bersama pelaku pungli bukanlah anggota Dishub Kabupaten Bogor.

"Mereka adalah anggota dari Dinas Perhubungan provinsi yang diperbantukan di kantong parkir," kata Dadang.

Sebelumnya beredar video seorang sopir engkel merekam aksi pungli di pintu keluar kantong parkir. Pada awalnya, sopir tersebut diarahkan masuk ke kantong parkir oleh petugas Dishub untuk melintas dan kembali keluar tidak jauh dari gerbang masuk.

Namun, di pintu keluar yang bersebelahan dengan gerbang masuk, seorang warga sipil meminta sejumlah uang kepada sopir truk tersebut.

"Benarkah ini harus bayar? Berapa? Rp 10.000? Tidak ada karcisnya?," tanya sang sopir. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

Libur Panjang, Arus Wisata ke Puncak Mulai Padat Sore Ini

JAWA BARAT
Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

JAWA BARAT
One Way Puncak Bogor Ditiadakan hingga Hari Lebaran

One Way Puncak Bogor Ditiadakan hingga Hari Lebaran

JAWA BARAT
Pembunuhan Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Bermotif Dendam

Pembunuhan Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Bermotif Dendam

JAWA BARAT
Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Dibunuh Karyawan di Bogor

Pasutri Juragan Rempah Asal Pakistan Dibunuh Karyawan di Bogor

JAWA BARAT
Tragis! Pasutri Bogor Dibunuh dan Jasadnya Dibuang di Padalarang

Tragis! Pasutri Bogor Dibunuh dan Jasadnya Dibuang di Padalarang

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon