Banjir di Bekasi Mulai Surut, 4 Desa Masih Terendam
Jumat, 7 Maret 2025 | 17:26 WIB
Bekasi, Beritasatu.com – Meskipun banjir di Kabupaten Bekasi mulai surut, empat desa di tiga kecamatan masih terendam hingga Jumat (7/3/2025). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menyebutkan empat desa yang masih terendam, yaitu Labansari di Cikarang Timur, Satria Jaya di Tambun Utara, serta Bunibakti dan Kedung Pengawas di Babelan.
"Di Labansari, Cikarang Timur, banjir masih terjadi akibat luapan Kali Cibeet," kata Muchlis saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Sahara 3, Kecamatan Tambun Utara.
Sebelumnya, 51 desa di 16 kecamatan di Kabupaten Bekasi dilaporkan terdampak banjir sejak Rabu (5/3/2025). Namun, jumlah tersebut menurun menjadi 11 desa di 7 kecamatan pada hari berikutnya.
Muchlis mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan terbaru terkait jumlah warga terdampak, jumlah kepala keluarga (KK), serta lokasi pengungsian.
"Kami setiap hari memperbarui data melalui infografis untuk memantau perkembangan banjir," ujarnya.
Muchlis menjelaskan genangan banjir sulit surut di beberapa wilayah karena sistem drainase yang kurang baik. Hal ini menyebabkan air tetap menggenang dan tidak dapat mengalir dengan optimal.
Saat meninjau Perumahan Sahara 3, Muchlis menemukan air tidak dapat keluar dari kawasan perumahan akibat buruknya saluran drainase.
"Kondisi seperti di Perumahan Sahara 3 ini terjadi karena sistem drainase tidak berjalan dengan baik, sehingga air tertahan dan sulit surut," ungkapnya.
Banjir di Kabupaten Bekasi juga mengakibatkan satu korban jiwa. Seorang warga dilaporkan meninggal akibat tersengat aliran listrik, diduga karena korsleting peralatan rumah tangga yang terendam banjir.
"Korban meninggal di lokasi ini (Tambun Utara) akibat kesetrum. Kemungkinan ada peralatan rumah tangga yang mengalami korsleting dalam kondisi masih basah," jelas Muchlis.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kejadian ini," tambahnya.
BPBD mengimbau warga yang masih terdampak banjir Bekasi untuk memastikan kondisi listrik aman dan mematikan aliran listrik jika air masih menggenang di dalam rumah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




