200 Keluarga di Pakualam Sumedang Krisis Air Bersih
Senin, 6 Oktober 2025 | 07:01 WIB
Sumedang, Beritasatu.com - Ratusan warga di Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih. Kondisi ini cukup ironis, lantaran wilayah tersebut jaraknya sangat dekat dengan Waduk Jatigede.
Dari kondisi ini, pemerintah desa meminta bantuan distribusi air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang.
Adanya bantuan, warga antre untuk mendapatkan air bersih dengan cara menjejerkan dump penampungan air hingga ember dan galon untuk diangkut ke rumah mereka.
Salah seorang warga Desa Pakualam, Dara Haetin mengatakan, meski Sumedang dilanda hujan beberapa hari terakhir, warga masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Kondisi ini diperparah lantaran air dari PDAM tidak mengalir akibat adanya perbaikan.
"Biasanya dari PAM, rusak katanya. Ada lah dua bulan sejak September kemarin," katanya.
Adanya bantuan distribusi air bersih yang diangkut truk BPBD, warga pun mengaku sangat terbantu hingga tidak perlu jauh-jauh mengambil air bersih untuk keperluan di rumahnya.
"Sangat terbantu sekali, buat masak, buat menyuci buat mandi. Kalau tidak ada air sangat kerepotan, menyuci pakaian juga harus ke sumur yang jaraknya lumayan jauh," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pakualam Sopian Iskandar menyampaikan krisis air bersih dialami warganya akibat tersumbatnya pipa air PDAM.
"Sejak September akhir dikarenakan tersumbatnya aliran air dari PDAM karena kebetulan ada pembuatan saluran jalan dari provinsi," kata Sopian.
Menurut Sopian, terdapat sekitar 200 keluarga di Dusun Cilembu Desa Pakualam, yang mengalami krisis air bersih."Yang mengalami kekeringan kebanyakan yang di pinggir-pinggir jalan karena mereka pakai PDAM. Kalau yang masuk ke dalam masih aman, mereka punya sumur," jelasnya.
Kata Sopian, dalam satu minggu terakhir ini sudah ada beberapa kali bantuan air bersih dari BPBD untuk warganya.
"Alhamdulillah minggu kemarin 25.000 liter, respons cepat dari BPBD bahkan sampai jam 1 malam warga rela menunggu air. Sekarang 15.000 liter lagi bantuan dari BPBD," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




