ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Area Longsor Cisarua

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:22 WIB
AG
RA
Penulis: Algi Muhamad Gifari | Editor: RP
BMKG memprediksi hujan intensitas ringan hingga lebat akan mengguyur Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sampai sepekan ke depan.
BMKG memprediksi hujan intensitas ringan hingga lebat akan mengguyur Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat sampai sepekan ke depan. (Beritasatu.com/Algi Gifari)

Bandung Barat, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi masih akan mengguyur kawasan Cisarua, Bandung Barat, termasuk lokasi bencana tanah longsor di Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sepekan ke depan.

Untuk mengurangi intensitas hujan, BMKG telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) lebih dari 10 kali sejak 24 Januari 2026 hingga hari kelima pencarian korban, Kamis (29/1/2026). 

"Hari ini cuaca masih sama seperti kemarin, kita melihat sepekan ke depan juga potensinya masih sama. Hujan ringan sampai lebat, sehingga memang berdampak pada operasi pencarian," ujar Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, saat ditemui di posko Basarnas, Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

Teguh menjelaskan tingginya potensi hujan tidak terlepas dari posisi Jawa Barat yang saat ini berada di puncak musim hujan. Kondisi ini menyebabkan intensitas curah hujan lebih tinggi dibandingkan periode di luar musim hujan.

"Kalau puncak musim hujan, ya pasti intensitasnya naik. Apalagi ini di titik puncaknya, tentunya intensitasnya semakin tinggi," tambahnya. 

Untuk memecah awan tebal yang menimbulkan hujan sejak pagi, OMC telah dilakukan tiga kali sehari. Pesawat yang melakukan operasi tersebut bertolak dari Bandara Husein Sastranegara. Namun, pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi.

"Dari pagi tadi sampai siang ini, sudah tiga kali penerbangan OMC untuk area Burangrang sini. Cuma memang pertumbuhan awannya cukup tinggi," kata Teguh.

Sejak awal kejadian longsor, pihak BMKG telah melakukan lebih dari 20 kali OMC. Asumsinya, setiap hari dilakukan tiga kali penerbangan untuk menebar garam ke awan.

"Kalau dari awal lebih dari 20, misalnya dirata-ratakan 3 kali sehari, ada yang lebih juga. Ini kita sudah lakukan upaya semaksimal mungkin, namun memang ini sedang di puncak musim hujan," tandasnya. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan 1 Liang Lahat

10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan 1 Liang Lahat

JAWA BARAT
Operasi SAR Dihentikan, Keluarga Korban Longsor Cisarua Berdoa Bersama

Operasi SAR Dihentikan, Keluarga Korban Longsor Cisarua Berdoa Bersama

JAWA BARAT
Pencarian Korban Longsor Cisarua Resmi Dihentikan setelah 22 Hari

Pencarian Korban Longsor Cisarua Resmi Dihentikan setelah 22 Hari

JAWA BARAT
Kemensos Berikan Santunan kepada 23 Ahli Waris Korban Longsor Cisarua

Kemensos Berikan Santunan kepada 23 Ahli Waris Korban Longsor Cisarua

JAKARTA
Jeje Govinda Beri Modal Kontrak, Warga Korban Longsor Cisarua Bahagia

Jeje Govinda Beri Modal Kontrak, Warga Korban Longsor Cisarua Bahagia

JAWA BARAT
Hari Ke-13 Longsor Cisarua, 2 Kantung Jenazah Ditemukan SAR

Hari Ke-13 Longsor Cisarua, 2 Kantung Jenazah Ditemukan SAR

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon