Polres Karawang Siagakan 785 Personel Hadapi Arus Balik Lebaran 2026
Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB
Karawang, Beritasatu.com - Polres Karawang memastikan seluruh jajaran dalam kondisi siap siaga menghadapi puncak arus balik Idulfitri 1447 H/2026 yang diprediksi terjadi hari ini, Selasa (24/3/2026). Sebanyak 785 personel telah disiagakan di 22 titik pos yang terdiri dari pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan.
Kapolres Karawang Fiki N Ardiansyah mengatakan ratusan personel tersebut difokuskan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik krusial yang telah dipetakan.
“Personel kami tempatkan di titik-titik rawan kepadatan, baik di jalur arteri maupun akses menuju tol, guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan data pemantauan arus kendaraan menuju Jakarta melalui Tol Jakarta–Cikampek pada H+11, Senin (23/3/2026), tercatat sebanyak 106.699 kendaraan melintas. Peningkatan volume mulai terlihat sejak pagi hari, yakni pukul 06.00 WIB–09.00 WIB sebanyak 8.091 kendaraan atau naik 47%. Selanjutnya pada pukul 09.00 WIB–12.00 WIB mencapai 12.394 kendaraan atau meningkat 53%.
Arus kendaraan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada sore hingga malam hari, tepatnya pukul 18.00 WIB-21.00 WIB dengan jumlah 20.275 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan masih tergolong tinggi pada pukul 21.00 WIB–24.00 WIB dengan 17.142 kendaraan melintas.
Pada Selasa (24/3/2026) hingga pagi hari, tercatat sebanyak 49.021 kendaraan telah melintas menuju arah Jakarta. Pada periode pukul 00.00 WIB–03.00 WIB tercatat 18.275 kendaraan (naik 7%), kemudian pukul 03.00 WIB-06.00 WIB sebanyak 13.531 kendaraan (turun 26%), dan pukul 06.00 WIB–09.00 WIB kembali meningkat menjadi 17.215 kendaraan (naik 27%).
Fiki menambahkan untuk mengantisipasi kepadatan, Polres Karawang juga menyiagakan tim urai kemacetan mobile sebanyak 35 personel yang dilengkapi kendaraan sepeda motor. Tim ini akan bergerak cepat menuju lokasi apabila terjadi hambatan maupun kepadatan arus lalu lintas.
Selain itu, sejumlah rekayasa lalu lintas turut disiapkan, di antaranya pengalihan arus kendaraan yang memasuki Tol Cipularang melalui Sadang dan keluar di gate tol Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, sebagai langkah mengurai beban kendaraan di jalur utama.
Guna mengantisipasi dampak rekayasa lalu lintas one way, khususnya potensi lonjakan kendaraan ke jalur arteri, Polres Karawang juga telah menyiapkan langkah strategis di sejumlah titik rawan, termasuk di Simpang Jomin yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan.
“Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional di lapangan, dengan mengutamakan kelancaran arus utama serta keselamatan pengguna jalan,” tambah Fiki.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila mengalami kendala di perjalanan, khususnya di wilayah hukum Polres Karawang, masyarakat dapat menghubungi call center kepolisian di nomor 110 yang dapat diakses secara gratis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




