ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

92.000 Kendaraan Padati Jalur Garut, Polisi Terapkan One Way

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:12 WIB
HP
S
Penulis: Hendrick Prima | Editor: JTO
Kepadatan kendaraan di jalur Garut saat arus balik Lebaran 2026 berhasil diurai dengan sistem one way, Selasa 24 Maret 2026 malam.
Kepadatan kendaraan di jalur Garut saat arus balik Lebaran 2026 berhasil diurai dengan sistem one way, Selasa 24 Maret 2026 malam. (Beritasatu.com/Hendrick)

Garut, Beritasatu.com - Volume kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Garut melonjak signifikan. Tercatat lebih dari 92.000 kendaraan melintas di jalur utama pada Selasa (24/3/2026), tetapi arus lalu lintas tetap terpantau lancar berkat rekayasa sistem satu arah atau one way.

Data menunjukkan pada Selasa (24/3/2026) malam, kendaraan dari arah Bandung menuju Garut mencapai 38.147 unit. Jumlah tersebut terdiri dari 21.352 sepeda motor, 16.098 kendaraan kecil hingga sedang, serta 697 kendaraan besar seperti bus dan truk.

Sementara itu, arus balik dari Garut menuju Bandung tercatat lebih tinggi, yakni sebanyak 54.020 kendaraan. Perinciannya meliputi 28.680 sepeda motor, 24.643 kendaraan kecil hingga sedang, serta 697 kendaraan besar.

ADVERTISEMENT

Lonjakan volume kendaraan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di jalur selatan Jawa Barat. Sejumlah lokasi padat terpantau di kawasan Limbangan, Malangbong, Kadungora, Tarogong, hingga Leles.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way pada lokasi rawan macet. Penerapan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Kasatlantas Polres Garut AKP Luky Martono mengatakan, strategi tersebut efektif dalam mengurai kepadatan meski volume kendaraan meningkat tajam.

“Pengaturan one way dilakukan secara bertahap dengan durasi antara 10 hingga 50 menit, tergantung kondisi kepadatan di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Adapun penerapan one way di jalur Limbangan–Malangbong meliputi kawasan Masjid Kaum Lewo, Pasar Domba, RM Pananjung, hingga Simpang Tiga Malangbong. Sementara di jalur Kadungora–Tarogong–Leles, rekayasa arus dilakukan di Kadungora, Tutugan Leles, hingga Simpang Empat Kubang.

Meski jumlah kendaraan mencapai puluhan ribu unit, kondisi lalu lintas secara umum tetap terkendali. Hal ini tidak lepas dari kesiapsiagaan petugas yang melakukan pengaturan arus secara dinamis di lapangan.

Kepolisian juga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan arus balik.

Dengan tingginya volume kendaraan, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengutamakan keselamatan agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon