Wali Kota Semarang Hevearita Terima Penghargaan PBB karena Program Sanpiisan
Kamis, 27 Juni 2024 | 09:21 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Program inovasi Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang (Sanpiisan) yang digagas Pemerintah Kota Semarang mendapatkan penghargaan bidang Inovasi Pelayanan Publik dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penghargaan 2024 United Nation Public Service Award diserahkan perwakilan PBB dan Menteri Dalam Negeri Korea Selatan kepada Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Incheon, Rabu (26/6/2024).
"Alhamdulillah, Kota Semarang dapat penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam acara UN Public Service Forum 2024," kata Ita, sapaan akrab Hevearita.
Ita menjelaskan, Sanpiisan merupakan program inovasi Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk pengentasan stunting dan menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan ibu hamil berisiko.
Sanpiisan, yang mendapatkan penghargaan dari PBB berisi berbagai layanan dan subprogram, sebagai upaya promotif dan preventif yang dimulai sejak usia remaja dan bagi calon pengantin, misalnya program pemberian tablet darah, posyandu remaja, penyuluhan kesehatan reproduksi, dan deteksi dini faktor risiko.
Dikatakan, untuk pasangan calon pengantin, mendapatkan layanan program Tugu Muda (Calon Pengantin Bugar Produktif Menuju Keluarga Idaman), dan wajib mengikuti edukasi kesehatan reproduksi, KB, perlindungan perempuan dan anak, perkawinan.
Program Tugu Muda merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kota Semarang dengan Kantor Urusan Agama (KUA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta TP PKK Kota Semarang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di setiap kecamatan dan setiap calon pengantin berhak mendapatkan sertifikat setelah mengikuti kegiatan Tugu Muda sebagai syarat untuk melakukan pernikahan.
Bagi ibu hamil, ibu nifas, dan bayi akan mendapatkan pendampingan atau home care oleh petugas Surveilans Kesehatan Ibu dan Anak (Gasurkes KIA). Petugas akan berkunjung ke rumah klien sebagai upaya preventif dan promotif untuk mencegah kehamilan risiko tinggi.
Selain mendapat edukasi dan penyuluhan, ibu hamil, ibu nifas, dan bayi juga dapat mengunduh aplikasi Sayang Bunda melalui Play Store Android yang memiliki fitur yang bermanfaat bagi ibu hamil dan keluarga.
Fitur tersebut, di antaranya "go bumil" untuk permintaan pendampingan oleh petugas kesehatan, kalender kehamilan, artikel kesehatan, request pendampingan, memanggil Ambulans Hebat, dan informasi layanan kesehatan di Semarang.
Sanpiisan tidak hanya sebatas pelayanan di ranah fasilitas kesehatan dan masyarakat, tetapi juga ke perusahaan dengan layanan Gepuk Pepes (Gerakan Peduli Kesehatan Pekerja Perempuan Sehat).
Selain itu, pekerja perempuan di perusahaan yang hamil dan nifas atau mempunyai bayi mendapatkan keistimewaan. Keistimewaan tersebut berupa cuti hamil atau melahirkan, waktu untuk menyusui, Ojek ASI, kelas ibu hamil, pemeriksaan kesehatan dan edukasi atau konseling kesehatan, serta pelayanan KB.
Dari sisi pembiayaan kesehatan di masyarakat, ibu dan bayi mendapatkan layanan UHC (Universal Health Coverage) yang menjamin pembiayaan persalinan dan perawatan bayi baru lahir.
Selain Kota Semarang, delegasi dari Indonesia dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga mendapatkan penghargaan dari inovasi Sistem Informasi Data Indeks Kerentanan (Sidik).
"Dari 13 negara yang hadir di UN Public Service Forum 2024, Indonesia dapat dua penghargaan, yakni dari KLHK dan Pemerintah Kota Semarang. Alhamdulillah, Kota Semarang sudah 'go internasional', tidak kaleng-kaleng penghargaannya langsung dari PBB," kata Ita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Gaspol Benahi Transportasi, Wali Kota Agustina Lakukan Peremajaan 10 Armada Trans Semarang
NUSANTARA
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan, Perkuat Pembangunan Kota
NUSANTARABERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




