BPBD Pati Pantau Fenomena Tanah Bergerak, Puluhan Rumah Rusak
Selasa, 10 September 2024 | 09:21 WIB
Pati, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati memonitoring lokasi fenomena alam tanah bergerak yang membuat puluhan rumah rusak. Diduga terjadinya hal tersebut karena musim kemarau yang membuat Sungai Juwana kering.
Hingga kini pergerakan tanah terus bertambah parah hingga berdampak kerugian kerusakan bangunan warga yang ditaksir mencapai Rp 1,8 miliar.
Petugas BPBD Kabupaten Pati langsung mengecek kondisi sejumlah rumah warga di Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Terlihat kondisi bangunan rumah warga hingga ruko di sepanjang Sungai Wulan retak-retak dan rusak berat.
"Bahwa ini fenomena alam faktor kekeringan yang disebabkan penurunan air dan juga bisa faktor teknis yang lain, karena mengingat lokasi bangunan berada di pinggir Sungai Wulan," kata Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Pati, Triyono Arif, Senin (9/9/2024) sore.
Selanjutnya pihaknya membuat tim khusus dari berbagai pihak termasuk Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk memberikan tindak lanjut terkait bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Dwi Sumaryono mendata kerusakan bangunan dampak tanah bergerak terdapat 21 rumah dan ruko. Pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan penanganan serius, karena dampak kerusakan tersebut kerugian mencapai Rp 1,8 miliar.
"Kalau kita ambil elevasi dari jalan itu sudah hampir 2 meter penurunan. Kalau kita memprediksi kerugian kurang lebih Rp 1,8 miliar," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




