Mayat Petugas PTPS di Kebumen Ditemukan di Muara Sungai Lukulo yang Berjarak 30 Km dari Lokasi Tenggelam
Kamis, 28 November 2024 | 14:17 WIB
Kebumen, Beritasatu.com – Mayat seorang anggota pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan di muara Sungai Lukulo yang berjarak 30 km dari lokasi tenggelam.
Mugiyanto (33), pria anggota PTPS itu, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Lukulo setelah mancing pada Minggu (24/11/2024). Saat itu, anggota PTPS yang tewas itu, terpeleset dan jatuh ke sungai.
Jenazahnya baru ditemukan pada Kamis (28/11/2024), satu hari setelah pencoblosan pada Pilkada 2024, hari dia seharusnya bertugas.
"Korban berhasil ditemukan di Muara Sungai Lukulo berjarak sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian," kata Komandan tim SAR gabungan, Nurul Fauzan.
Mugiyanto ditemukan setelah lima hari dicari. Korban tenggelam dan terseret derasnya aliran sungai di wilayah Desa Karangreja, Kecamatan Karanggayam akibat terpeleset pada saat memancing.
Anggota PTPS ini tenggelam di Sungai Lukulo setelah memancing ikan. Pria asal Desa Clapar RT 01/RW 05 Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen ini ditemukan meninggal dunia Kamis (28/11/2024) setelah lima hari dicari.
Fauzan menjelaskan, pada pukul 06.30 WIB tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari penambang pasir bahwa ada penemuan jenazah di sekitar muara Sungai Lukulo, tepatnya di Pantai Tegalretno, Kabupaten Kebumen.
"Kita mendapat informasi dari penambang pasir yang sedang beraktivitas dan melapor, lalu kita evakuasi," jelas Fauzan.
Pukul 08.50 WIB korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.
Mugiyanto (33), warga RT 05/RW 01, Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tewas tenggelam saat memancing di Sungai Lukulo. Ia merupakan PTPS pada Pilkada 2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




