Unik dan Menarik, Warga Kebumen Membuat Lukisan dari Pelepah Pisang
Sabtu, 4 Januari 2025 | 21:49 WIB
Kebumen, Beritasatu.com – Unik dan menarik, seorang warga Kebumen, Jawa Tengah, membuat lukisan dari pelepah pisang.
Pelepah pisang atau kulit pohon pisang kering bagi sebagian orang mungkin dianggap tidak ada manfaatnya. Namun, di tangan Riyadie, warga RT 01/RW 05 Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, pelepah pisang bisa diubah menjadi sebuah karya seni yang luar biasa dan bernilai jutaan rupiah.
Seperti terlihat di rumah produksinya yang diberi nama "Kandank Seni", beragam hasil karya lukisan dari pelepah pisang terpajang. Di sinilah Riyadie setiap harinya menuangkan jiwa seninya melalui karya lukisan pelepah pisang.
Setiap lukisan buatannya, ia memanfaatkan pelepah pisang yang memiliki warna khas cokelat. Setiap detail lukisan dibuat menggunakan pelepah pisang yang dipotong dan ditempel sesuai dengan gradasi warna hingga membentuk aneka lukisan yang indah.
Melukis dengan pelepah pisang terinspirasi saat dia melihat pameran lukisan di Yogyakarata pada 1990-an. Ada karya seni kolase dari pelepah pisang yang menarik perhatiannya.
Dia pun sempat mencobanya, tetapi baru empat tahun terakhir dirinya fokus untuk menggeluti bidang tersebut.
Sejak saat itulah Riyadie mulai mencoba membuat lukisan dari pelepah pisang yang tidak sekadar menempel tetapi dengan sentuhan yang berbeda.
"Saya terinspitasi dari situ, lalu saya kembangkan tidak hanya menempel seperti kolase tetapi saya serut, saya tekstur, dan sebagainya. Akhirnya saya mencoba dan jadi. Karena punya pekerjaan lain, jadi baru empat tahun ini saya mulai fokus membuat lukisan dari pelepah pisang," kata Riyadie di Galeri Lukisanya, Sabtu (4/1/2025).
Riyadie mengaku memilih melukis dengan media pelepah pisang karena selain mudah didapatkan di sekitar pekarangan, juga ramah lingkungan. Untuk menempel potongan pelepah pisang, Riyadie menggunakan lem putih agar melekat kuat pada media lukis.
"Ya pertimbangannya bahan baku mudah didapatkan dan menurut saya lukisan dari pelepah pisang ini unik dan menarik," ucapnya.
Menurutnya, untuk membuat lukisan pelepah pisang tidak memerlukan keahlian khusus, tetapi dalam tiap karyanya membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Untuk mengerjakan satu lukisan dibutuhkan waktu 1-2 bulan tergantung besar kecil dan tingkat kerumitan lukisan.
"Untuk sketsanya kita juga bisa ngeblat atau menjiplak cuma dalam menempel tiap helai pelepahnya ini perlu kesabaran dan adanya sedikit insting seni," ujarnya.
Riyadie menuturkan, hasil karyanya sudah banyak dikoleksi oleh penggemar seni lukis, bahkan beberapa tokoh dan politikus Kebumen seperti bupati dan wakil bupati Kebumen pernah memesan lukisan buatanya. Hasil karyanya yang sudah terjual senilai Rp 5 juta hingga Rp 15 juta.
"Beberapa tokoh di Kebumen sudah pernah ada yang beli. Pak bupati,ibu wakil dan beberapa pejabat daerah juga ada, kita juga sudah dua kali ikut pameran di Jakarta dan ternyata banyak peminatnya," ungkap Riyadie.
Salah satu karyanya yang masih dikoleksi dan terpajang di galerinya saat ini adalah lukisan Presiden pertama RI Soekarno yang sedang menunggang kuda. Selain itu ada beberapa lukisan karya Riyadie yaitu kaligrafi arab, lukisan ikan, naga, pemandangan alam dan masih banyak lainnya.
Riyadie siap jika para penggemar lukisan ingin fotonya dilukis dengan pelepah pisang. Untuk melukis foto, katanya, perlu lebih hati-hati karena harus persis menyerupai aslinya. Berbeda dengan melukis pemandangan alam. Dia lebih bebas dalam berekspresi.
"Kalau mau pesen foto juga bisa saya buatkan tinggal kirim fotonya, cuma tidak bisa buru-buru karena pengerjaannya lumayan lama karena lebih detail prosesnya," pungkas pembuat lukisan dari pelepah pisang ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




