ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Viral Dosen Unissula di RSI Sultan Agung Berakhir Damai

Rabu, 10 September 2025 | 08:14 WIB
WW
S
Penulis: Widy Wicaksono | Editor: JTO
Adab bermedia sosial dalam Islam
Adab bermedia sosial dalam Islam (Pexels/Magnus Mueller)

Semarang, Beritasatu.com - Media sosial diramaikan dengan beredarnya video dugaan kekerasan yang melibatkan seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terhadap tenaga kesehatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Dalam rekaman itu terdengar teriakan histeris dan umpatan dari dalam salah seorang di sebuah ruangan rumah sakit.

Dewan Pengawas RSI Sultan Agung, Farhat Suryaningrat, menjelaskan insiden terjadi ketika istri dosen bernama Muhammad Dias Saktiawan menjalani persalinan berisiko tinggi. Meski dokter telah merekomendasikan operasi caesar, keluarga pasien bersikeras agar persalinan dilakukan secara normal.

“Setelah bayi lahir, kondisi sempat menegangkan karena ibunya membutuhkan penanganan tambahan,” ujar Farhat, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Farhat, dalam situasi penuh tekanan itu, Dias meluapkan emosinya karena panik. Ia membantah kabar adanya kekerasan fisik terhadap dokter anestesi, Astra. Insiden tersebut disebutnya hanya akibat miskomunikasi dan kepanikan. Pihak rumah sakit menegaskan persoalan sudah diselesaikan secara internal, sekaligus berkomitmen memperketat SOP demi perlindungan tenaga kesehatan.

“Intinya sudah terselesaikan secara internal. Kita akan meningkatkan respons internal biar lebih cepat dan SOP akan kita perketat. Ada perbaikan di internal,” tegas Farhat.

Wakil Rektor II Unissula, Dedi Rusdi, membenarkan bahwa Dias adalah staf pengajar Fakultas Hukum Unissula. Menurutnya, pertemuan antara pihak kampus dan rumah sakit telah digelar dan semua sepakat menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

“Mereka sudah saling memaafkan antara saudara Dias dengan dokter Astra dan bidan yang bertugas,” kata Dedi.

Pihak kampus dan rumah sakit berharap insiden ini tidak lagi menjadi polemik karena sudah diselesaikan damai.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon