ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Perundungan di SMPN 1, Bupati Blora Langsung Turun Tangan

Kamis, 13 November 2025 | 07:18 WIB
J
BW
Penulis: Jamaah | Editor: BW
Bupati Blora Arief Rohman
Bupati Blora Arief Rohman (Beritasatu.com/Jamaah)

Blora, Beritasatu.com – Kasus perundungan (bullying) yang menimpa seorang siswa SMP Negeri 1 Blora, Jawa Tengah, dan videonya viral di media sosial, menuai keprihatinan mendalam. Bupati Blora Arief Rohman langsung turun tangan memimpin pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang di dunia pendidikan.

Menyikapi insiden tersebut, Bupati Blora Arief Rohman mendatangi sekolah dan memimpin apel bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Di hadapan para siswa, ia memberikan arahan dan peringatan keras untuk mencegah kasus serupa pada masa mendatang.

“Kami prihatin dan ikut sedih. Sebagai bentuk kepedulian, saya kumpulkan seluruh siswa bersama dinas sosial, kepolisian, dan pihak terkait untuk memberikan arahan agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Bupati Blora, Arief Rohman, Rabu (12/11/2025).

ADVERTISEMENT

Arief menegaskan, kasus ini harus menjadi yang terakhir, tidak hanya di SMP Negeri 1 Blora, tetapi juga di seluruh sekolah di Kabupaten Blora. Ia menargetkan dunia pendidikan di daerahnya bebas dari praktik perundungan.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Arief Rohman mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Blora untuk memperkuat upaya pencegahan perundungan di lingkungan masing-masing. “Kemarin saya kumpulkan kepala sekolah agar di sekolahnya masing-masing diantisipasi,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Blora berencana membentuk duta anti-bullying dan satuan tugas (satgas) di setiap sekolah. Arief juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan gawai (HP) di sekolah karena dinilai dapat menjadi salah satu pemicu tindakan negatif.

“Keberadaan HP di sekolah harus dikontrol. Jangan sampai berdampak negatif. Bisa jadi mereka meniru video yang tidak baik,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus perundungan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon