Denny Caknan hingga Padi Reborn Goyang Tahun Baru di Prambanan
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:00 WIB
Sleman, Beritasatu.com – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap dimanfaatkan sebagai momen berkumpul bersama keluarga. Namun, padatnya destinasi wisata sering membuat liburan terasa melelahkan dan sulit dinikmati secara mindful. Alih-alih relaks, banyak keluarga justru kehabisan energi karena kepadatan pengunjung.
Berbeda dari kebanyakan destinasi, Yogyakarta menawarkan pengalaman liburan yang lebih tenang dan bermakna. Salah satu pilihannya adalah menikmati rangkaian kegiatan di Candi Prambanan, kawasan bersejarah yang memungkinkan pengunjung melakukan berbagai aktivitas dalam satu lokasi.
Lantas, kegiatan apa saja yang bisa dinikmati di Candi Prambanan selama libur Nataru?
Untuk menyambut pergantian tahun, Candi Prambanan menghadirkan rangkaian acara Pasar Medang, DolanRia Prambanan, dan ditutup dengan festival musik Swara Prambanan. Berikut cara menikmati seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
1. Mengawali Hari dengan Sejarah dan Budaya
Candi Prambanan bukan sekadar latar belakang acara, melainkan inti dari keseluruhan pengalaman. Kemegahan arsitektur dan kisah sejarah yang melekat menghadirkan suasana berbeda sejak pengunjung pertama kali melangkah masuk. Menyusuri kawasan candi memberi ruang untuk berhenti sejenak, mengamati, dan merasakan warisan budaya secara langsung.
2. Makan Bersama sebagai Bagian dari Cerita
Di Pasar Medang, kuliner tidak hanya berfungsi sebagai pengisi perut. Penyajian tradisional, suasana pasar rakyat, serta ragam hidangan dari pelaku UMKM menjadikan momen makan bersama terasa hangat dan sarat kebersamaan.
3. Ruang Bermain dan Belajar di DolanRia Prambanan
Bagi keluarga, DolanRia Prambanan menjadi salah satu titik penting liburan. Anak-anak dapat menikmati permainan tradisional, menjelajah wisata budaya, hingga mengikuti kelas kreatif yang menyenangkan. Seluruh aktivitas dirancang agar anak terhibur sekaligus mengenal nilai budaya lokal tanpa terasa seperti belajar formal.
4. Menutup Hari dengan Musik, Seni, dan Budaya
Menjelang senja, festival musik Swara Prambanan menghadirkan pertunjukan seni dan konser dari berbagai musisi lintas genre. Tahun ini, Panggung Swara di Candi Prambanan dimeriahkan oleh Padi Reborn, Bilal Indrajaya, Mr. Jono & Joni, Denny Caknan, For Revenge, hingga Tenxi x Naykilla.
Swara Prambanan menemani pengunjung menikmati senja terakhir tahun ini hingga menyambut malam pergantian tahun di bawah langit Candi Prambanan yang magis.
5. Berkain, Merayakan Budaya dengan Gaya Personal
Berkain menjadi lebih dari sekadar dress code. Pengunjung bebas memadupadankan kain tradisional seperti batik, lurik, dan wastra Nusantara sesuai gaya masing-masing. Di Swara Prambanan, kain Nusantara dikenakan mulai dari gaya tradisional hingga modern sebagai bentuk perayaan budaya yang terus berkembang.
“Swara Prambanan hadir tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai perayaan identitas Yogyakarta sebagai kota yang kaya akan cerita dan kesenian khas. Di tahun ketiganya, kami berupaya kembali menguatkan rasa bangga terhadap budaya Nusantara melalui pengalaman musik yang berpadu dengan kolaborasi budaya, komunitas, serta keindahan Candi Prambanan,” kata Faqih Mulyawan, CEO GOLDLive Indonesia, di Yogyakarta, Rabu (31/12/2025).
Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari perayaan seni, budaya, dan musik di Swara Prambanan 2025. Informasi terbaru dapat diikuti melalui akun Instagram @swaraprambanan dan laman resmi swaraprambanan.com.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




