ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ayah Azani Syafiq di Liang Lahat, Isak Tangis Pecah di TPU Sidotopo

Jumat, 16 Januari 2026 | 01:05 WIB
PS
HK
Penulis: Priyo Budi Santoso | Editor: HYK
Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan tiba di Magelang dan langsung dimakamkan di TPU Sidotopo. Suasana haru menyelimuti saat sang ayah mengumandangkan azan.
Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan tiba di Magelang dan langsung dimakamkan di TPU Sidotopo. Suasana haru menyelimuti saat sang ayah mengumandangkan azan. (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)

Magelang, Beritasatu.com – Suasana duka mendalam menyelimuti Kelurahan Kramat Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (15/1/2026) malam. Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang ditemukan wafat di tebing kawah puncak Gunung Slamet, akhirnya tiba di rumah duka dan langsung dimakamkan.

Iring-iringan ambulans tiba di Masjid Baiturrosyidin sekitar pukul 20.25 WIB. Tangis keluarga dan kerabat pecah saat peti jenazah diturunkan untuk disalatkan. Warga yang telah menunggu sejak sore larut dalam suasana haru yang mencekam.

Prosesi pemakaman dilakukan dengan cepat di TPU Sidotopo, Kota Magelang. Peti jenazah perlahan dimasukkan ke liang lahat pada pukul 21.07 WIB. Momen paling menyayat hati terjadi saat ayah almarhum, Dhani Rusman (54), turun langsung ke liang lahat untuk mengumandangkan azan di telinga putra bungsunya di tengah dinginnya malam.

ADVERTISEMENT

Pertimbangan Keluarga: Peti Tidak Dibuka

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, menjelaskan bahwa keluarga akhirnya sepakat untuk tidak membuka peti jenazah. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi psikologis keluarga, terutama sang ibu, Utari.

"Awalnya Ibu Utari ingin melihat untuk terakhir kali. Namun, karena kondisi jenazah yang sudah tidak memungkinkan setelah dua pekan, kami merekam proses penyucian sebagai ganti. Keluarga akhirnya ikhlas jenazah tidak disemayamkan di rumah, melainkan langsung disalatkan dan dimakamkan," jelas Catur.

Keluarga mengaku bersyukur dan menganggap kepulangan jenazah Syafiq ke Magelang adalah sebuah karunia besar setelah operasi pencarian yang sangat berat di medan ekstrem.

Apresiasi untuk Tim SAR

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, yang hadir langsung di rumah duka, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim SAR gabungan dan relawan yang telah berjibaku selama 18 hari di Gunung Slamet.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Magelang, kami berduka cita. Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah membantu hingga Ananda Syafiq bisa ditemukan dan kembali ke pelukan keluarga," pungkas Damar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pesan Haru Ayah Syafiq Seusai 18 Hari Pencarian di Gunung Slamet

Pesan Haru Ayah Syafiq Seusai 18 Hari Pencarian di Gunung Slamet

JAWA TENGAH
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Tiba Malam Ini, Makam di Magelang Siap

Jenazah Pendaki Gunung Slamet Tiba Malam Ini, Makam di Magelang Siap

JAWA TENGAH
Haru Ibu Syafiq Minta Lihat Wajah Putra Bungsu sebelum Dimakamkan

Haru Ibu Syafiq Minta Lihat Wajah Putra Bungsu sebelum Dimakamkan

JAWA TENGAH
Pemkot Magelang Jemput Jenazah Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang

Pemkot Magelang Jemput Jenazah Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon