Pesan Haru Ayah Syafiq Seusai 18 Hari Pencarian di Gunung Slamet
Kamis, 15 Januari 2026 | 21:23 WIB
Purbalingga, Beritasatu.com – Penantian panjang selama hampir tiga pekan berakhir duka. Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki remaja yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet via jalur Gunung Malang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Syafiq ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Proses evakuasi korban yang memakan waktu 18 hari ini berlangsung dramatis di bawah ancaman cuaca buruk, hujan deras, dan kabut tebal yang menyelimuti kawasan puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah tersebut.
Ketabahan sang Ayah: Ikhlas Tanpa Autopsi
Ayah korban, Dhani Rusman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh tim SAR, relawan, hingga masyarakat sekitar yang telah berjuang tanpa lelah. Meski dirundung duka, pihak keluarga memastikan tidak menghendaki adanya tindakan autopsi terhadap jenazah putra mereka.
"Keluarga sudah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan meyakini peristiwa ini sebagai kecelakaan murni. Kami berterima kasih atas dukungan doa yang datang dari berbagai daerah hingga luar negeri," ungkap Dhani.
Pelajaran dari Puncak Slamet: Pentingnya Jam Terbang
Kejadian memilukan ini menyisakan pelajaran berharga bagi dunia pendakian Indonesia. Diketahui, Syafiq merupakan pendaki yang masih minim pengalaman. Gunung Slamet tercatat sebagai pendakian ketiga sekaligus yang terberat bagi almarhum.
Keluarga berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki, khususnya pemula, untuk:
- Persiapan Matang: Memastikan kesiapan fisik dan mental sebelum mendaki gunung dengan tingkat kesulitan tinggi.
- Restu Orang Tua: Menekankan pentingnya izin dan doa restu orang tua sebelum berkegiatan di alam bebas.
- Menghormati Alam: Menjaga etika dan kelestarian ekosistem gunung sebagai tempat yang harus dihormati.
Penutup Pencarian Terlama
Operasi SAR yang melibatkan ratusan relawan ini menjadi salah satu upaya pencarian paling intensif di Gunung Slamet awal tahun ini. Medan yang sangat berat di wilayah Gunung Malang sempat menjadi kendala utama, namun dedikasi tim gabungan akhirnya berhasil membawa Syafiq kembali ke pelukan keluarga untuk dimakamkan secara layak di Kota Magelang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




