ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Keluarga Tolak Autopsi Pendaki Gunung Slamet yang Meninggal Dunia

Kamis, 15 Januari 2026 | 19:33 WIB
AU
JS
Penulis: Achmad Udin | Editor: JJS
Jenazah pendaki Gunung Slamet meninggal dunia dipulangkan, keluarga menolak untuk di autopsi.
Jenazah pendaki Gunung Slamet meninggal dunia dipulangkan, keluarga menolak untuk di autopsi. (Beritasatu.com/Achmad Udin)

Purbalingga, Beritasatu.com - Keluarga pendaki Syafiq Ali Razan yang ditemukan meninggal di Gunung Slamet menolak untuk dilakukan autopsi.

Jenazah pendaki remaja Syafiq Ali Razan (18) ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Slamet, tepatnya di lereng Gunung Malang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Jenazah selanjutnya dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Magelang setelah seluruh prosedur medis dan kepolisian rampung dilakukan di RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

ADVERTISEMENT

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo menjelaskan, jenazah korban terlebih dahulu menjalani visum luar untuk memastikan penyebab kematian.

“Sudah dilakukan visum luar terhadap jenazah. Hasil pemeriksaan memastikan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban,” kata Kompol Agus Amjat Purnomo kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, kepolisian menyimpulkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat melakukan pendakian.

Kompol Agus menyebutkan, perkiraan waktu kematian korban terjadi sekitar 18 hari sebelum jenazah ditemukan, seiring dengan lamanya proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Jenazah dievakuasi melalui jalur Pos Gunung Malang sebelum dibawa ke RSUD Purbalingga. Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan relawan dan Basarnas dengan koordinasi lintas instansi.

Setelah proses visum luar, pihak keluarga korban menyatakan tidak menghendaki dilakukannya autopsi maupun tindakan medis lanjutan.

“Keputusan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi dari keluarga korban,” jelasnya.

Dengan adanya pernyataan tersebut, Polres Purbalingga secara resmi menyerahkan jenazah almarhum kepada keluarga. Polres Purbalingga memastikan kesiapan untuk mengawal pemulangan jenazah hingga tiba di rumah duka di Kabupaten Magelang.

“Kami memastikan siap melakukan pengawalan jenazah hingga tiba di rumah duka guna memastikan proses pemulangan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Kasus meninggalnya pendaki muda di Gunung Slamet ini sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang berlangsung hampir tiga pekan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Suhu Kawah Gunung Slamet 460 Derajat Celcius, Radius Bahaya Diperluas

Suhu Kawah Gunung Slamet 460 Derajat Celcius, Radius Bahaya Diperluas

JAWA TENGAH
Gunung Slamet Aktif Lagi, Jalur Pendakian Ditutup

Gunung Slamet Aktif Lagi, Jalur Pendakian Ditutup

JAWA TENGAH
Banjir dan Longsor Lereng Gunung Slamet Dipicu Hujan Ekstrem

Banjir dan Longsor Lereng Gunung Slamet Dipicu Hujan Ekstrem

JAWA TENGAH
Pemprov Jateng Sebut Longsor Gunung Slamet Bukan karena Penambangan

Pemprov Jateng Sebut Longsor Gunung Slamet Bukan karena Penambangan

JAWA TENGAH
Kisah Pilu Sulastri Saksikan Suami Tewas Terseret Banjir Gunung Slamet

Kisah Pilu Sulastri Saksikan Suami Tewas Terseret Banjir Gunung Slamet

JAWA TENGAH
Cuaca Ekstrem, Wisata Alam di Banyumas Tutup Sementara

Cuaca Ekstrem, Wisata Alam di Banyumas Tutup Sementara

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon