ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Haru Ibu Syafiq Minta Lihat Wajah Putra Bungsu sebelum Dimakamkan

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:52 WIB
PS
IC
Penulis: Priyo Budi Santoso | Editor: CAH
Suasana rumah duka Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet asal Kota Magelang yang ditemukan meninggal dunia seusai 17 hari pencarian oleh tim SAR.
Suasana rumah duka Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet asal Kota Magelang yang ditemukan meninggal dunia seusai 17 hari pencarian oleh tim SAR. (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)

Magelang, Beritasatu.com - Duka mendalam menyelimuti rumah duka Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki Gunung Slamet asal Kota Magelang yang ditemukan meninggal dunia seusai 17 hari pencarian oleh tim SAR. 

Keluarga masih menunggu kepulangan jenazah di Perumahan Depkes Blok D2 Nomor 6, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Di tengah suasana duka itu, terselip satu permintaan terakhir dari sang ibu, Utari Januarita (50). Ia menginginkan dapat melihat wajah anak bungsunya untuk terakhir kali sebelum jenazah dimakamkan.

ADVERTISEMENT

Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo, mengatakan permintaan tersebut telah dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait, termasuk tim SAR dan PMI Kabupaten Pemalang.

"Ibunya Bu Utari menginginkan bisa melihat Mas Ali yang terakhir kalinya karena itu peti jenazah tidak ditutup rapat dahulu. Nanti setibanya di rumah duka akan dibuka sebentar agar ibunya bisa melihat sebelum disalatkan dan dimakamkan," ujar Catur.

Jenazah Syafiq dievakuasi dari kawasan puncak Gunung Slamet sejak pukul 05.00 WIB. Proses evakuasi sempat tertunda akibat cuaca ekstrem berupa hujan dan badai. Setelah berhasil diangkat ke puncak, jenazah kemudian diturunkan menuju Basecamp Dipajaya melalui jalur Gunung Malang, dengan estimasi perjalanan sekitar 10 jam.

Setibanya di Basecamp Dipajaya, jenazah langsung dibawa ke RSI Moga, Kabupaten Pemalang, untuk proses otopsi dan pensucian jenazah. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju Kota Magelang menggunakan ambulans PMI Kabupaten Pemalang yang juga memfasilitasi peti jenazah.

"Alhamdulillah, kondisi jenazah masih utuh. Ada informasi kaki dan tangan mengalami patah, namun masih menyatu di badan. Tapi untuk detailnya kami menunggu hasil otopsi," tambah Catur.

Syafiq Ridhan Ali Razan diketahui merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, putra pasangan Dhani Rusman (54) dan Utari Januarita (50). Ia tercatat sebagai siswa kelas XII SMA Negeri 5 Kota Magelang.

Rencananya, setelah tiba di rumah duka dan sang ibu memenuhi permintaan terakhirnya, jenazah akan disalatkan di masjid setempat sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum Sidotopo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ayah Azani Syafiq di Liang Lahat, Isak Tangis Pecah di TPU Sidotopo

Ayah Azani Syafiq di Liang Lahat, Isak Tangis Pecah di TPU Sidotopo

JAWA TENGAH
Pesan Haru Ayah Syafiq Seusai 18 Hari Pencarian di Gunung Slamet

Pesan Haru Ayah Syafiq Seusai 18 Hari Pencarian di Gunung Slamet

JAWA TENGAH
Jenazah Pendaki Gunung Slamet Tiba Malam Ini, Makam di Magelang Siap

Jenazah Pendaki Gunung Slamet Tiba Malam Ini, Makam di Magelang Siap

JAWA TENGAH
Pemkot Magelang Jemput Jenazah Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang

Pemkot Magelang Jemput Jenazah Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang

JAWA TENGAH

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon