Jawa Tengah Siapkan Mudik Gratis dengan 342 Bus dan 17 Kereta
Selasa, 10 Maret 2026 | 10:30 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 342 bus dan 17 rangkaian kereta untuk program mudik gratis Lebaran 2026. Program mudik-balik gratis ini diperuntukkan bagi warga perantauan dari Jakarta dan Bandung yang akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud pelayanan pemerintah bagi warga Jateng yang bekerja di perantauan. Program ini bertujuan mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan yang sering terjadi akibat banyaknya pemudik yang menggunakan sepeda motor.
“Mudik gratis sudah kita siapkan 342 bus dan 17 rangkaian kereta api. Daftarnya lewat aplikasi,” jelas Luthfi, Selasa (10/3/2026).
Program mudik gratis dengan menggunakan bus akan dimulai pada 16 Maret 2026. Sebanyak 342 armada bus disiapkan dengan kapasitas lebih dari 17.000 kursi. Rinciannya, 319 bus dengan 15.960 kursi akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, sementara 23 bus dengan 1.150 kursi akan berangkat dari Bandung menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.
Sedangkan mudik gratis menggunakan kereta api dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dengan 17 rangkaian kereta berkapasitas 1.288 kursi. Pemberangkatan akan dilakukan dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju dua kota tujuan utama, yaitu Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Poncol Semarang. KA Jaka Tingkir akan memberangkatkan 8 rangkaian kereta menuju Solo, sementara KA Tawang Jaya akan mengangkut pemudik ke Semarang.
Ahmad Luthfi juga meminta agar para bupati dan wali kota di Jawa Tengah menyambut kedatangan para pemudik di daerah masing-masing. “Bupati dan wali kota saya minta ikut menjemput dan menyapa masyarakat yang pulang. Mereka ini duta kita di perantauan dan sebagian besar pekerja informal,” ujar Luthfi.
Selain program mudik, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan fasilitas balik rantau gratis bagi warga setelah Lebaran. Program balik rantau menggunakan kereta api akan diberangkatkan pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang, dengan 4 rangkaian kereta berkapasitas 320 kursi. Sementara itu, program balik rantau menggunakan bus dijadwalkan pada 28 Maret 2026 dari tiga titik utama, yaitu Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang Semarang, dan Terminal Bulupitu Banyumas.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko menjelaskan, program mudik-balik gratis ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama musim mudik. Mengingat banyak pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi, diharapkan program ini dapat mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan.
“Dengan mudik gratis ini kita harapkan penggunaan sepeda motor untuk mudik bisa berkurang, sehingga potensi kemacetan dan kecelakaan juga menurun,” kata Arief.
Pemprov Jawa Tengah juga mengintegrasikan sistem pendaftaran mudik gratis dengan program serupa dari kementerian dan sektor swasta untuk menghindari pendaftaran ganda dan memastikan ketersediaan tempat duduk bagi pemudik.
“Kita ingin satu sistem agar tidak ada pendaftar dobel. Program dari sektor swasta juga diharapkan bisa terkonsolidasi dengan baik,” tutup Arief.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Iran: Radiasi Nuklir Bisa Hancurkan Negara Teluk
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Ratusan Rumah di Bukit Pamulang Indah Masih Terendam Banjir 1 Meter




