Keraton Solo Gelar Grebeg Syawal, 2 Gunungan Diperebutkan
Minggu, 22 Maret 2026 | 21:04 WIB
Solo, Beritasatu.com – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar tradisi Grebeg Syawal pada Minggu (22/3/2026) dengan mengeluarkan sepasang gunungan.
Sepasang gunungan yang terdiri dari gunungan jaler (laki-laki) berisi hasil bumi dan gunungan estri (perempuan) berisi makanan, dikirab dari Kori Kamandungan menuju halaman Masjid Agung. Tradisi ini disambut antusias masyarakat yang telah menunggu untuk memperebutkannya.
Sebelum dibagikan, kedua gunungan terlebih dahulu didoakan oleh ulama keraton. Satu gunungan diperebutkan masyarakat di halaman masjid, sementara satu lainnya dibawa kembali ke keraton untuk diperebutkan oleh abdi dalem.
Dalam hitungan menit, hasil bumi dari gunungan jaler langsung habis diperebutkan warga. Masyarakat meyakini bagian dari gunungan membawa berkah.
“Dapat cabai dan kacang panjang, mau dimasak dan dimakan bersama-sama keluarga agar dapat berkah keraton. Saya tiap grebeg pasti ke sini ikut rebutan gunungan,” ujar Dina, warga Boyolali.
Tradisi Grebeg Syawal juga menarik perhatian wisatawan. Afifa (19), warga Sumatera Utara, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan prosesi budaya tersebut.
“Tradisi yang bagus, saling berbagi kepada masyarakat, saling berbagi kebaikan dari keraton sebagai ungkapan syukur Keraton Solo menyambut Syawal setelah Ramadan,” ujarnya.
Kerabat keraton, KGPHA Panembahan Dipokusumo, menjelaskan Grebeg Syawal merupakan puncak rangkaian tradisi yang telah dimulai sejak sebelum Ramadan.
“Dimulai dari sebelum Ramadan, yakni Sadranan, kemudian masak apem di bulan Ruwah, malam selikuran di hari ke-20 Ramadan, pembagian zakat fitrah dan puncaknya Grebeg Syawal,” ujarnya.
Ia menambahkan, tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, saling mengingatkan, saling mendoakan, serta saling memaafkan dalam momentum Idulfitri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




