ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menabung Rp 10.000, Pedagang Tempe di Pati Wujudkan Mimpi Berhaji

Jumat, 24 April 2026 | 17:17 WIB
J
RA
Penulis: Jamaah | Editor: RP
Siti Nafiah (58) dan Winoto (65), warga Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah menabung selama 14 tahun, keduanya dijadwalkan berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji tahun ini.
Siti Nafiah (58) dan Winoto (65), warga Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah menabung selama 14 tahun, keduanya dijadwalkan berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji tahun ini. (Beritasatu.com/Jamaah)

Pati, Beritasatu.com – Ketekunan dan keyakinan akhirnya membuahkan hasil bagi pasangan suami istri perajin tempe keliling, Siti Nafiah (58) dan Winoto (65), warga Dukuh Kedung Panjang, Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah menabung selama 14 tahun, keduanya dijadwalkan berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji tahun ini.

Perjalanan menuju baitullah bukanlah hal yang instan dan mudah bagi pasangan tersebut. Selama lebih dari satu dekade, keduanya menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilan dari usaha tempe keliling untuk mewujudkan mimpi untuk bisa berhaji.

Sehari-hari, Siti Nafiah dikenal sebagai sosok pekerja keras. Setiap pagi, ia berjalan kaki menyusuri jalanan desa untuk menitipkan tempe buatannya ke warung-warung hingga mengantarkannya ke sejumlah pondok pesantren di sekitar tempat tinggalnya. Usaha rumahan ini telah dijalani bersama suaminya selama lebih dari 20 tahun.

ADVERTISEMENT

Meski hanya mengolah sekitar 8 kilogram kedelai per hari, Siti tetap konsisten menjalankan usahanya. Pendapatan yang diperoleh pun tidak menentu, dengan omzet kotor sekitar Rp 150.000 per hari. Dari jumlah tersebut, sebagian digunakan untuk modal usaha dan kebutuhan rumah tangga, sementara Rp 10.000 disisihkan setiap hari untuk tabungan haji.

"Senang sekali bisa naik haji dari usaha tempe. Biasanya saya sisihkan Rp 10.000 setiap hari untuk menabung sejak daftar pada 2012," ujar Siti saat ditemui Jumat (24/4/2026).

Ketekunan pasangan ini tidak hanya mengantarkan mereka ke tanah suci. Dari usaha sederhana tersebut, Siti dan Winoto juga berhasil menyekolahkan ketiga anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.

Berdasarkan jadwal, keduanya akan diberangkatkan melalui embarkasi Solo pada Kamis (7/5/2026). Berbagai persiapan, baik fisik maupun mental, telah dilakukan. Perlengkapan haji dari Kementerian Umrah dan Haji juga sudah disiapkan di rumah mereka untuk menunjang perjalanan ibadah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Daftar 12 Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci

Daftar 12 Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci

NASIONAL
Temui Prabowo, Menteri Haji Beberkan Terobosan untuk Jemaah

Temui Prabowo, Menteri Haji Beberkan Terobosan untuk Jemaah

NASIONAL
Jemaah Haji Asal Indramayu Meninggal di Pesawat Saat Perjalanan Pulang

Jemaah Haji Asal Indramayu Meninggal di Pesawat Saat Perjalanan Pulang

JAWA BARAT
3.101 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali ke Tanah Air

3.101 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali ke Tanah Air

NASIONAL
Wamenhaj Minta Debarkasi Haji Dipercepat Tanpa Seremonial

Wamenhaj Minta Debarkasi Haji Dipercepat Tanpa Seremonial

JAWA TIMUR
Pungli Tawaf Lansia Terungkap, Menhaj: Itu Ranah Pengelola

Pungli Tawaf Lansia Terungkap, Menhaj: Itu Ranah Pengelola

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon