2 Pendaki Tewas di Carstensz, Alumni SMA Dempo Malang Gelar Misa 7 Hari pada Jumat Malam
Rabu, 5 Maret 2025 | 09:22 WIB
Malang, Beritasatu.com - Kematian dua pendaki wanita Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono di Puncak Carstensz, Jaya Wijaya, Papua Tengah, menyisakan duka mendalam bagi angkatan 1981 SMA Katolik (SMAK) St Albertus atau SMA Dempo Kota Malang. Alumni SMA Dempo Malang akan menggelar misa tujuh hari pada Jumat (7/3/2025) mendatang.
Rencananya, para alumni 1984 meminta pihak sekolah untuk menyediakan tempat guna menggelar misa tujuh hari kepergian dua pendaki alumni SMA Dempo Malang tersebut.
“Para alumni menghubungi saya mau melakukan doa tujuh harinya di sekolah nanti. Akan kita gelar di aula sekolah Jumat malam,” kata Kepala Sekolah SMAK Dempo Kota Malang Sumardi, Selasa (4/3/2025).
Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, dua pendaki yang tewas di Carstensz merupakan alumni SMA Dempo Kota Malang angkatan 1981.
“Sesuai buku siswa, keduanya pernah satu kelas saat kelas 3 IPA 1,” kata Sumardi.
Sumardi mengatakan, kabar duka telah diterima dari para alumni yang masih berhubungan baik dengan pihak sekolah. Kabar duka terkait tewasnya dua pendaki di Carstensz tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menggelar doa bersama melalui zoom meeting.
"Kami tahu dari alumni mengabarkan bahwa keduanya meninggal saat mendaki di Carstenzs. Setiap malam melalui zoom meeting kami kirim doa,” jelasnya.
Menurut Sumardi, alumni angkatan 1981 termasuk Lilie dan Elsa memiliki ikatan yang cukup kuat. Ada sebanyak 400 alumni yang masih saling berkomunikasi, meskipun mereka sudah berada tidak dalam satu daerah.
Bahkan, angkatan tersebut belum lama ini menandai 40 tahun kelulusan dengan menggelar kegiatan di sekolah yang berada di Kota Malang itu.
"Lulusan 84 ini luar biasa solidnya untuk ikatan persaudaraan mereka. Mereka menandai kayak 40 tahun datang ke sini (SMA Dempo). Ikatan mereka dalam satu angkatan memang solid," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, kedua pendaki perempuan, Elsa Laksono dan Lilie Wijayanti Poegiono (60) dilaporkan meninggal dunia setelah berhasil mencapai Puncak Jayawijaya atau Puncak Cartenz, Papua Tengah, pada Sabtu (1/3/2025) lalu.
Namun, keduanya mengalami insiden saat menuju perjalanan turun dari atas puncak menuju base camp Lembah Kuning. Penyebab kematian kedua pendaki di Carstensz diduga disebabkan oleh hipotermia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




