ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Karapan Marmot, Tradisi Unik Khas Lumajang

Senin, 19 Mei 2025 | 07:38 WIB
AK
BW
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: BW
Peserta mengikuti tradisi karapan marmot di Lumajang, Jawa Timur.
Peserta mengikuti tradisi karapan marmot di Lumajang, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Ahmad Rifqi Danwanus)

Lumajang, Beritasatu.com — Tak hanya sapi atau kuda yang bisa dilombakan dalam adu cepat. Di Lumajang, Jawa Timur, terdapat tradisi unik bernama karapan marmot, sebuah balapan yang melibatkan hewan kecil dan menggemaskan, marmot.

Karapan marmot ini rutin digelar oleh warga Desa Tegal Bangsri, Kecamatan Ranuyoso, setiap musim kemarau. Sorak-sorai penonton memenuhi sisi lintasan saat marmot-marmot dilepas di garis start, menciptakan suasana meriah yang tak kalah seru dibanding pacuan kuda atau karapan sapi.

Berbeda dari karapan tradisional lainnya, karapan marmot tidak menggunakan joki. Pemilik hanya melepas hewan peliharaannya dan memberi semangat dari sisi lintasan agar marmot berlari hingga garis finis. Lintasannya sederhana, hanya sepanjang 50 meter, tetapi cukup menantang para peserta.

ADVERTISEMENT

Marmot yang ikut serta bukan hewan biasa. Mereka mendapat perawatan khusus, seperti pemberian makanan bergizi, ramuan jamu tradisional untuk meningkatkan stamina, hingga latihan rutin.

“Sudah seminggu saya latih tiap sore. Dikasih makan wortel sama jamu supaya lincah,” ujar Rofik, salah satu peserta lomba, pada Minggu (18/5/2025).

“Senang bisa ikut lomba. Walau marmot saya belum juara, suasananya seru banget,” tambah peserta lain, Bagas.

Bagi warga setempat, karapan marmot bukan sekadar hiburan. Tradisi ini juga menjadi penanda dimulainya musim kemarau dan bentuk pelestarian budaya lokal. Menariknya lagi, marmot yang berhasil menjuarai lomba biasanya akan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Kalau sudah juara, banyak yang mau beli. Harganya bisa dua kali lipat,” kata Afandi, salah satu panitia lomba.

Karapan marmot menjadi bukti nyata bahwa kreativitas masyarakat desa mampu menciptakan tradisi yang unik, menghibur, dan memiliki nilai budaya tinggi. Dari hewan kecil dan sederhana, lahirlah kekayaan tradisi yang khas dari Lumajang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon