Sistem Syarikah pada Calon Haji 2025 Asal Malang Pisahkan Suami-Istri
Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:33 WIB
Malang, Beritasatu.com - Sebanyak 1.196 calon haji asal Kota Malang, Jawa Timur, resmi diberangkatkan menuju tanah suci dalam musim haji 2025. Sistem baru Syarikah pisahkan suami-istri.
Jemaah tersebut terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter) sesuai sistem baru yang diberlakukan Kementerian Agama (Kemenag), yaitu sistem Syarikah.
Sistem Baru Bikin Jemaah Terpisah Kloter
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan, sistem Syarikah menyebabkan perubahan signifikan dalam pembagian kloter jemaah.
Awalnya, jemaah haji 2025 asal Malang hanya terbagi dalam empat kloter. Namun, kini menjadi tujuh kloter dan waktu keberangkatannya tidak bersamaan.
“Dengan sistem baru ini, jemaah harus disebar ke beberapa kloter lainnya. Bahkan, ada potensi suami istri yang juga terpisah,” ujarnya pada Sabtu (24/5/2025).
Fakta Menarik: Ada Jamaah Usia 94 dan 18 Tahun
Dalam keberangkatan tahun ini, usia jemaah cukup bervariasi. Jemaah tertua berusia 94 tahun, sedangkan yang termuda baru berumur 18 tahun. Hal ini menunjukkan animo masyarakat Malang yang tinggi terhadap ibadah haji dari berbagai rentang usia.
Wahyu Hidayat turut menyampaikan harapannya agar perjalanan ibadah para jemaah calon haji berjalan lancar dari keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Ia juga menitipkan doa agar Kota Malang bisa menjadi kota yang lebih baik lagi.
“Kami berdoa mudah-mudahan jemaah haji dari Kota Malang lancar dari berangkat dan kembali lagi ke Indonesia. Saya juga minta doa kepada mereka untuk bisa mendoakan Kota Malang lebih baik lagi,” tutupnya terkait keberangkatan jemaah calon haji 2025 asal Malang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




