Pencuri Motor Mahasiswa KKN di Lumajang Mengaku Tersinggung Tak Disapa
Senin, 18 Agustus 2025 | 13:03 WIB
Lumajang, Beritasatu.com – Fakta baru terungkap dalam kasus pencurian dua sepeda motor milik mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) kolaboratif di Lumajang, Jawa Timur. Pelaku yang ditangkap polisi ternyata adalah orang yang sebelumnya dipercaya kepala desa untuk menjaga keamanan para mahasiswa.
Pelaku bernama Saman (32), warga Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Ia tidak beraksi sendirian, melainkan bersama rekannya bernama Sohib yang kini masih buron.
Yang mengejutkan bukan hanya aksi pencuriannya, tetapi juga motif di balik perbuatan itu. Kepada penyidik, Saman mengaku tersinggung dengan sikap sebagian mahasiswa KKN yang dinilainya sombong.
“Mereka (mahasiswa KKN) sombong, enggak mau menyapa, kalau yang perempuan sih masih menyapa, tetapi yang laki-laki disapa tidak dijawab,” ungkap Saman, Senin (18/8/2025).
Perasaan tersinggung itu berubah menjadi dendam, hingga mendorongnya mencuri sepeda motor mahasiswa bersama kawannya. Padahal, mahasiswa yang menjadi korban datang ke desa untuk mengabdi dan berbagi pengetahuan dengan warga.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar mengungkapkan pelaku masuk ke lokasi dengan cara yang cukup nekat.
“Pelaku masuk dengan cara memanjat dinding menggunakan tangga bambu, kemudian merusak jendela kecil untuk bisa masuk ke dalam,” jelas Alex Sandy Siregar.
Saman kini harus menghadapi proses hukum dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara. Polisi juga masih memburu Sohib serta tiga pelaku lain yang diduga melakukan pencurian serupa di lokasi berbeda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




