Daop 9 Jember Pastikan Jalur KA Aman Pascaerupsi Semeru
Kamis, 20 November 2025 | 12:47 WIB
Jember, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasionalnya, mulai Pasuruan hingga Banyuwangi, tetap aman dan berjalan normal pascaerupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025) sore.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, tim KAI langsung bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh di sejumlah lokasi, khususnya pada lintas Jatiroto-Ranuyoso di Kabupaten Lumajang yang merupakan area terdekat dengan Gunung Semeru.
“Petugas KAI bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh, terutama pada lintas Jatiroto-Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, yang merupakan wilayah terdekat dari Gunung Semeru,” katanya, dikutip dari Antara, Kamis (20/11/2025).
Menurut Cahyo, tim melakukan pemeriksaan rel, jembatan, stasiun, hingga perlintasan sebidang (JPL). Hasilnya, seluruh prasarana kereta api dinyatakan aman dan tidak ditemukan material vulkanik, seperti abu maupun pasir yang berpotensi mengganggu jalur maupun sistem persinyalan.
“Seluruh perjalanan KA, baik jarak jauh maupun komuter, beroperasi normal sesuai jadwal,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 9 Jember meningkatkan patroli jalur dan menyiagakan peralatan pembersih untuk menghadapi kemungkinan hujan abu vulkanik. KAI juga menempatkan alat material untuk siaga (Amus) di Stasiun Probolinggo, Klakah, dan Jember untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan prasarana.
“Komitmen penguatan mitigasi kami diwujudkan dengan penempatan Amus di beberapa stasiun strategis,” kata Cahyo.
Ia menegaskan, keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Hingga saat ini, kondisi operasional kereta di Daop 9 Jember dinyatakan aman dari dampak erupsi Semeru.
Pihak KAI juga terus berkoordinasi dengan BPBD, PVMBG, dan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Semeru secara real-time. Informasi terbaru akan diumumkan kepada masyarakat bila terdapat perubahan situasi.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat dan berkomitmen menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal,” ujarnya.
Sebagai informasi, Gunung Semeru erupsi pada Rabu (19/11/2025) pukul 16.00 WIB dengan tinggi letusan mencapai 2 kilometer di atas puncak, disertai luncuran awan panas guguran sejauh 14 kilometer ke arah Besuk Kobokan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




