Warung di Zona Merah Gunung Semeru Dibongkar, Pedagang Pasrah
Minggu, 30 November 2025 | 14:45 WIB
Lumajang, Beritasatu.com - Belasan warung yang berada di zona merah Gunung Semeru, tepatnya di jalur perbukitan Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, dibongkar petugas gabungan.
Lokasi warung-warung tersebut berada di bantaran Sungai Besuk Kobokan, area yang telah ditetapkan sebagai zona merah erupsi Gunung Semeru.
Pembongkaran dilakukan Satpol PP Lumajang, Balai Besar Jalan Nasional Kementerian PUPR, serta Perum Perhutani. Deretan warung ini selama bertahun-tahun berdiri tepat di pinggir aliran sungai yang menjadi jalur utama banjir lahar dan material vulkanik saat Semeru erupsi.
Sebagian pemilik warung memilih membongkar bangunan mereka secara mandiri agar dapat menyelamatkan material yang masih bisa digunakan.
Meski demikian, keputusan tersebut tetap terasa berat bagi banyak pedagang karena mereka telah menggantungkan hidup dari lokasi itu selama puluhan tahun.
Pemilik warung kopi, Samsi mengaku, pasrah tetapi tetap berharap, pemerintah memberikan perhatian kepada para pedagang yang kini kehilangan tempat berusaha.
“Ya mau bagaimana lagi. Sebenarnya, masih ingin jualan di sini. Namun, karena lokasinya masuk zona bahaya, mau enggak mau demi keselamatan bersama harus rela,” ujar salah satu pedagang, Samsi kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).
Sebelumnya, PVMBG telah mengeluarkan larangan aktivitas dalam radius 500 meter dari aliran Besuk Kobokan. Sungai ini merupakan jalur utama awan panas guguran dan banjir lahar, sehingga dianggap terlalu berbahaya untuk kegiatan ekonomi maupun pemukiman.
Meski status aktivitas Gunung Semeru telah diturunkan dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga), kawasan Besuk Kobokan tetap dikategorikan sebagai area berbahaya.
Potensi luncuran material vulkanik masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat hujan deras atau peningkatan aktivitas gunung.
Pembongkaran ini diharapkan dapat mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa serta memastikan seluruh aktivitas masyarakat berada di zona aman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




