Bangunan Cagar Budaya Eks Asrama VOC di Gresik Dibongkar
Senin, 26 Januari 2026 | 11:54 WIB
Gresik, Beritasatu.com — Kalangan penggiat sejarah dan budayawan bereaksi keras atas pembongkaran gedung eks asrama Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di kawasan heritage Bandar Grissee, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten itu diduga dibongkar tanpa melalui prosedur dan rekomendasi tim ahli cagar budaya.
Pegiat sejarah Gresik, Kris Adji AW, menegaskan, setiap tindakan pembongkaran terhadap bangunan cagar budaya wajib melalui izin resmi. “Jika memang harus ada pembongkaran, tetap harus disertai izin atau rekomendasi dari tim ahli cagar budaya,” ujar Kris, Senin (26/1/2026).
Ia menjelaskan, eks asrama VOC yang berdiri di atas aset PT Pos Indonesia tersebut memiliki status cagar budaya yang seharusnya dilindungi. Menurutnya, penghancuran sebagian struktur bangunan dengan alasan estetika baru maupun aksesibilitas merupakan langkah keliru yang mencederai nilai sejarah.
Kris menilai, kawasan heritage Bandar Grissee merupakan aset berharga karena keasliannya. Apabila bagian asli bangunan dihilangkan, kawasan tersebut berpotensi kehilangan identitas dan hanya menyisakan replika tanpa makna sejarah.
“Ini kawasan Bandar Grissee yang di dalamnya terdapat banyak gedung cagar budaya, termasuk eks asrama VOC. Jika dirusak hingga diratakan, jelas ini kekeliruan besar,” tegasnya.
Sementara itu, PT Pos Indonesia mengeklaim pembongkaran dan pembersihan bangunan tersebut telah dikoordinasikan dengan sekretariat daerah Pemerintah Kabupaten Gresik.
Executive Manager PT Pos Indonesia (Persero) KC Gresik, Johan Riyadi, menyebut langkah itu berkaitan dengan kebutuhan penyediaan kantong parkir di kawasan Bandar Grissee.
“Beberapa tahun lalu Pemkab Gresik membutuhkan area parkir untuk mendukung kawasan Bandar Grissee. Kami sudah berkoordinasi dengan Sekda. Berdasarkan koordinasi tersebut, bangunan kemudian dibongkar,” jelas Johan.
Ia menambahkan, lahan bekas gedung cagar budaya yang telah diratakan rencananya dimanfaatkan sebagai kantong parkir guna menunjang aktivitas wisata Bandar Grissee, dengan pengelolaan bersama mitra atau pihak ketiga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




