Pemudik Rela Bermalam di Tanjung Perak agar Tak Ketinggalan Kapal
Selasa, 24 Maret 2026 | 07:56 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Puluhan pemudik memilih bermalam di Pelabuhan Tanjung Perak untuk menunggu jadwal keberangkatan kapal agar tidak terlambat melanjutkan perjalanan pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Setiap hari, ruang transit pelabuhan dipenuhi penumpang yang beristirahat bahkan menginap sambil menunggu kapal berikutnya. Aula besar yang disediakan pengelola pelabuhan menjadi tempat singgah sementara bagi para penumpang dengan beralaskan tikar yang mereka bawa sendiri.
Sebagian besar penumpang memilih bertahan di area pelabuhan karena dinilai lebih aman dan praktis dibanding mencari penginapan di luar kawasan pelabuhan.
Salah satu penumpang, Iwan, mengaku sengaja menginap bersama keluarganya setelah tiba dari Kalimantan dan transit di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju Lombok.
“Lagi menunggu kapal yang dijadwalkan berangkat 25 Maret 2026. Saya dari Kalimantan, transit di Surabaya, terus mau melanjutkan perjalanan ke Lombok. Transit di sini dan menginap di sini karena nyaman dan tidak bingung lagi mencari tempat menginap di luar, supaya tidak ketinggalan jadwal keberangkatan kapal,” ungkap Iwan, Selasa (24/3/2026).
Menurut data pelabuhan, puncak arus mudik tahun ini terjadi pada 13 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 11.000 orang dalam sehari.
Sementara itu, lonjakan arus balik diperkirakan berlangsung pada 28-29 Maret 2026, ketika penumpang dari berbagai daerah mulai kembali menuju tujuan masing-masing.
Untuk menunjang kenyamanan selama periode angkutan Lebaran, pengelola pelabuhan menambah sejumlah fasilitas pelayanan bagi penumpang.
Beberapa fasilitas yang disiapkan, antara lain ruang tunggu tambahan, area buffer untuk kendaraan pengantar maupun kendaraan muatan kapal, serta tiga unit area bermain anak dan tiga tempat penyediaan air minum.
Pelayanan khusus juga disediakan bagi penumpang prioritas, seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, agar perjalanan mereka tetap nyaman selama berada di pelabuhan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




