Puluhan Burung Langka dari Papua Disita di Pelabuhan Tanjung Perak
Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:41 WIB
Surabaya, Beritasatu.com — Petugas keamanan di Pelabuhan Tanjung Perak menyita puluhan burung langka yang dibawa penumpang kapal laut dari Papua saat pemeriksaan barang bawaan di area kedatangan, Sabtu (21/3/2026).
Burung-burung tersebut ditemukan ketika ribuan penumpang kapal milik Pelni yang datang dari Jayapura menjalani pemeriksaan ketat setelah turun dari kapal.
Setiap barang bawaan penumpang diperiksa satu per satu sebagai bagian dari pengawasan rutin di pelabuhan untuk mencegah masuknya barang yang melanggar ketentuan.
Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sejumlah burung yang diduga termasuk satwa dilindungi, di antaranya burung kakaktua, nuri, dan jagal Papua.
Sebagian burung jagal Papua ditemukan dalam kondisi mati yang diduga akibat tidak mendapat sirkulasi udara memadai selama perjalanan laut.
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama BKSDA untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Pengamanan di lokasi juga melibatkan aparat Angkatan Laut guna memperkuat pengawasan terhadap barang bawaan penumpang yang masuk melalui pelabuhan.
Kepala Cabang Pelni Surabaya, Roni Abdullah, menegaskan, setiap barang yang dibawa penumpang akan diperiksa secara menyeluruh.
"Setiap apa pun yang turun pasti kami lakukan pengecekan. Kalau tidak sesuai aturan, pasti kami tahan dan tindak lanjuti. Untuk burung, kami koordinasi dengan teman-teman BKSDA," ujar Roni.
Setelah diamankan, seluruh burung diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lanjutan. Petugas pelabuhan hanya melakukan tindakan awal sebelum proses dilimpahkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




