ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Minuman Sari Buah Pala Hasilkan Cuan Rp 80 Juta Per Bulan

Minggu, 20 November 2022 | 11:28 WIB
SN
FH
Penulis: Sahrudin Nurdin | Editor: FER
UMKM Fala Tanawan memanfaatkan daging buah pala menjadi minuman produk unggulan khas Maluku Utara. 
UMKM Fala Tanawan memanfaatkan daging buah pala menjadi minuman produk unggulan khas Maluku Utara.  (Beritasatu Photo/Sahrudin Nurdin)

Ternate, Beritasatu.com - Kota Ternate di Provinsi Maluku Utara sejak lama dikenal memiliki kekayaan alam dan hasil rempah yang melimpah. Salah satunya, buah pala.

Selama ini, buah pala biasanya oleh para petani hanya dijual setiap musim panen tiba, dan daging buahnya dibuang begitu saja.

Namun, kini daging buah pala sudah banyak diolah menjadi produk unggulan khas Kota Ternate. Daging buah ini mulai dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat setempat.

Salah satunya, Siti Sulastri yang merupakan pelaku UMKM Fala Tanawan, di Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

ADVERTISEMENT

UMKM Fala Tanawan memanfaatkan daging buah pala menjadi minuman produk unggulan khas Maluku Utara.

UMKM Fala Tanawan memanfaatkan daging buah pala menjadi minuman produk unggulan khas Maluku Utara.

Siti Sulastri memanfaatkan daging buah pala menjadi produk minuman unggulan UMKM. Hebatnya, minuman sari buah pala kreasinya mampu menghasilkan keuntungan hingga Rp 80 juta per bulan.

"Seiring waktu, melihat banyak rempah seperti buah pala yang dibuang begitu saja, saya tertarik untuk membuat inovasi. Alhamdulillah, sampai sekarang sudah terkenal menjadi minuman khas Maluku Utara," kata Siti kepada BTV, di Ternate, Minggu (20/11/2022).

Siti menjelaskan, hasil olahan minuman sari buah pala dipasarkan ke sejumlah swalayan yang ada di kota Ternate. Selain itu, penjualan minuman sari buah pala ini juga dilakukan secara online melalui sejumlah marketplace.

"Awalnya saya lakukan penjualan secara langsung, kemudian kita pasarkan di Tara Noate yang merupakan pusat oleh-oleh di Ternate dan sejumlah swalayan lainnya. Kemudian, kita juga pasarkan melalui online," ungkapnya.

Menurut Siti, minuman sari buah pala sangat diminati masyarakat. Pesanan dari pembeli meningkat signifikan pada momentum Idulfitri. Selain dari konsumen lokal, pesanan juga datang dari luar wilayah Maluku Utara.

"Alhamdulillah, peminatnya banyak sekali. Selain itu, kita juga ikut berbagai pameran dan permintaan meningkat dari berbagai daerah  di luar Maluku Utara. Omzet minuman sari buah pala sendiri biasanya Rp 20 juta, kemudian ada juga dari olahan lainnya. Adapun rata-rata omzet sampai Rp 80 juta perbulan," pungkas Siti.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon