Peringati Hari Anak, Kemdikbudristek Gelar Kontes Cinta Lagu Anak Indonesia
Jumat, 23 Juli 2021 | 16:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah era globalisasi dan transformasi digital, Indonesia menghadapi potensi krisis identitas generasi penerus bangsa. Hal ini karena generasi penerus bangsa tak mempunyai lagu-lagu anak yang menemani dan memberi semangat saat beraktivitas sehari-hari.
"Makin sedikit lagu anak sesuai dengan usianya. Jadi tantangan sendiri," ujar Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, dalam sesi jumpa pers secara daring pada Jumat (23/7/2021).
Untuk itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan serta Direktorat Perfilman, Musik, dan Media bekerja sama dengan KITA Indonesia sedang mempersiapkan rangkaian kegiatan KILA 2021.
KILA adalah Kontes Kita Cinta Lagu Anak Indonesia. Ini merupakan gelaran kedua. Pendaftaran KILA 2021 sudah dibuka mulai hari ini, Jumat (23/7/2021) atau bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Ajang ini kembali diselenggarakan setelah gelaran pertama sukses diselenggarakan pada tahun lalu. Gelaran pertama diikuti 1200 peserta.
"Kami ingin anak Indonesia bisa berkarya dan berbudaya dengan bahagia," ujarnya.
Dia menjelaskan, lagu merupakan salah satu metode pengajaran yang sangat besar pengaruh bagi anak. Sebab, menurut dia, pada saat menyanyikan sebuah lagu itu mengandung banyak pesan terutama terkait cinta dan kasih. Tak hanya sebagai media pembelajaran, melalui lagu-lagu anak, kata dia, mampu memupuk semangat nasionalisme dan jati diri bangsa.
Dia melanjutkan, anak-anak Indonesia dapat mengenal lingkungan sekitar, budaya, dan adat istiadat di Tanah Air. Untuk itu, dia ingin anak-anak Indonesia bisa berkarya dan berbudaya dengan bahagia meskipun di tengah pandemi Covid-19.
"Saya harap ada banyak anak berkarya dan mencintai lagu anak Indonesia," tambahnya.
Pendaftaran KILA 2021 dibuka pada Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021.
Sementara itu, Dhenok Bientarno, dari KITA Indonesia selaku inisiator KILA, mengatakan tujuan diselanggarakan ajang itu supaya anak-anak dapat menyanyikan lagu anak secara riang gembira. Nantinya, kerja sama dengan pihak kementerian akan membuat lagu-lagu anak itu akan menjadi salah satu materi pembelajaran di sekolah.
"Tujuan lagu anak itu lebih dikenal lagi untuk anak-anak Indonesia," kata dia.
Dia menambahkan, acara itu terbuka untuk siapa saja orang Indonesia yang peduli terhadap anak-anak. "Sasaran siapa saja orang Indonesia peduli pada pendidikan anak khususnya lagu anak," pungkas Dhenok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Festival Anak Indonesia Hebat 2025, Fatma Saifullah Dorong Kolaborasi Semesta untuk Pemenuhan Hak Anak
NASIONALBERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




