Erick Thohir Gelar Rapat dengan Pertamina Soal Relokasi Warga Plumpang
Senin, 6 Maret 2023 | 13:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Pertamina soal wacana relokasi warga Plumpang pascakebakaran Depo Pertamina Plumpang pada Jumat (3/3/2023) malam lalu. Rapat tersebut, kata Erick, sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo dan rapat bersama dirinya dengan Pemprov DKI Jakarta.
"Kalau saya nanti sama pertamina ada rapat jam 4 ya mengenai Plumpang," ujar Erick Thohir usai bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Lobby Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (6/3/2023).
Erick Thohir mengatakan dirinya telah membahas soal arahan Presiden Jokowi untuk melakukan relokasi warga Plumpang dengan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kemarin, Minggu (5/3/2023). Hasil rapat bersama tersebut, kata Erick, akan ditindaklanjuti di masing-masing institusi.
"Kan kemarin sudah rapat sama Gubernur DKI, ada Pak Menko, nah hasil rapat kemarin masing-masing institusi memfollow up ke masing-masing institusi dulu," tandas Erick Thohir.
Hanya saja Erick Thohir tidak mengungkapkan detail hasil pertemuan dengan Pj Gubernur DKI dan Menko Perekonomian.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menginstruksikan Menteri BUMN Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk mencari solusi agar kebakaran Depo Pertamina Plumpang tidak terulang. Jokowi menegaskan bahwa zona merah di area Depo Pertamina Plumpang tidak bisa dihuni masyarakat.
"Saya sudah perintahkan Menteri BUMN dan Gubernur DKI segera mencari solusi dari kejadian di Plumpang, terutama karena ini zona yang bahaya. Tidak bisa lagi ditinggali, tetapi harus ada solusinya. Bisa saja Plumpang-nya digeser ke reklamasi atau penduduknya yang digeser ke relokasi," kata Presiden Jokowi, usai meninjau salah satu posko korban kebakaran di RPTRA Rasela Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).
"Ini akan segera diputuskan sehari dua hari ini oleh Pertamina, Gubernur DKI sehingga solusinya menjadi jelas," katanya.
Terkait instruksi Jokowi itu, PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi mengatakan keputusan terkait relokasi akan dirapatkan oleh Kementerian BUMN secara internal.
"Pemprov DKI Jakarta ikut kebijakan Pemerintah Pusat (terkait relokasi warga Tanah Merah atau relokasi Depo Pertamina Plumpang)," ungkap Heru Budi kepada wartawan sesuai lakukan acara penerimaan hasil panen bawang merah dan cabe rawit di Gerbang Blok H, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/3/2023).
Untuk diketahui, kebakaran Depo Pertamina Plumpang juga sempat terjadi pada 18 Januari 2009 silam. Saat itu, satu orang petugas keamanan meninggal, dan kerugian yang dialami Pertamina sekitar Rp 17 miliar.
Sementara pada kebakaran terakhir yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam, banyak rumah terbakar dan puluhan warga yang mengalami luka-luka, dengan penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh kepolisian. Data terakhir di Koramil 01 Koja mencatat sebanyak 19 orang korban jiwa meninggal dunia akibat kebakaran Depo Pertamina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




