Jalur Puncak Bogor Berlaku Ganjil Genap, Ratusan Kendaraan Diputar Balik
Sabtu, 8 April 2023 | 09:50 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Memasuki hari kedua libur panjang Paskah, Satlantas Polres Bogor, Jawa Barat masih memberlakukan kebijakan ganjil genap di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kepadatan arus yang terjadi di jalur wisata tersebut. Dalam pemberlakuan kebijakan ini, ratusan kendaraan langsung diputar balik menuju daerah asal karena nomor polisi (nopol) kendaraan tidak sesuai dengan tanggal hari ini, yaitu nomor genap.
Kepala Bagian Pembinaan Anggota dan Operasional (KBO) Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari mengungkapkan, kebijakan ganjil genap masih diterapkan di kawasan Puncak meski kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah dihapus. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kepadatan di kawasan Puncak. Kebijakan ganjil genap diberlakukan bergantian dengan kebijakan sistem satu arah. Jika terjadi kepadatan panjang, polisi akan memberlakukan kebijakan sistem satu arah.
"Saat ini kita berlakukan kebijakan ganjil genap untuk mengurangi kepadatan. Nanti jika berlangsung kepadatan, kita bisa berlakukan sistem satu arah. Tetapi sampai saat ini arus masih ramai lancar," ungkap Ardian, Sabtu (8/4/2023).
Pantauan Beritasatu.com hingga Sabtu (8/4/2023) pagi, arus wisatawan yang menuju Puncak Bogor berlangsung ramai lancar. Pemberlakuan sistem ganjil genap diterapkan di lokasi simpang Gadog yang merupakan persimpangan arus dari arah Jakarta dan Kota Bogor menuju kawasan Puncak.
Di lokasi tersebut, petugas melakukan screening pengendara. Jika ditemukan ada pengendara yang nomor polisi kendaraannya ganjil, maka langsung diminta putar balik menuju daerah asal. Sistem ganjil genap ini akan berlaku hingga 9 April 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




