ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pedagang Sapi Kurban di Tangerang Keluhkan Sepinya Pembeli

Jumat, 16 Juni 2023 | 09:19 WIB
WK
FH
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: FER
Pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang, Banten, mengaku penjualan sapi kurban menjelang Iduladha 2023 menurun hingga 80 persen, imbas merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD), Kamis (15/6/2023).
Pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang, Banten, mengaku penjualan sapi kurban menjelang Iduladha 2023 menurun hingga 80 persen, imbas merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD), Kamis (15/6/2023). (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

Tangerang, Beritasatu.com - Momen Iduladha biasanya menjadi berkah tersendiri bagi pedagang sapi kurban. Namun, hal itu tidak terjadi pada pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang, Banten.

Pedagang hewan kurban mengaku penjualan sapi kurban jelang Iduladha 2023 menurun hingga 80%. Merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato menjadi salah satu faktor menurunnya penjualan sapi kurban.

Pantauan Beritasatu.com di salah satu lapak pedagang sapi kurban milik Nia di pinggir Jalan Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, masih terlihat sepi dari pembeli yang berburu hewan kurban.

ADVERTISEMENT

Nia mengungkapkan, penjualan sapi kurban jelang Iduladha 2023 ini memang sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun 2022. Penurunannya dirasakan sangat drastis.

"Turunnya lumayan, H-15 jelang Iduladha 2022 kemarin kita sudah bisa menjual 100 ekor sapi, namun tahun ini baru 20 ekor sapi yang terjual," ujar Nia, Kamis (15/6/2023) petang.

Mendorong kenaikan penjualan sapi kurban, Nia nekat menurunkan harga jual sapinya mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Hal tersebut dilakukan agar 100 ekor sapi yang dibawanya dari daerah Sumbawa ini habis terjual.

"Kita enggak bisa ambil spekulasi, jadi harganya kita turunkan, agar penjualannya meningkat lagi. Jadi modal yang saya keluarkan untuk pembelian sapi kurban ini minimal bisa kembali meskipun keuntungan yang didapat sedikit," bebernya.

Sapi kurban Iduladha
Sapi kurban Iduladha

Nia menjelaskan, harga jual sapi kurban jelang Iduladha 2023 ini juga mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2022 kemarin. Penurunan harga sapi kurban yang dijual di lapak miliknya mencapai 30%.

"Tahun ini harga jual sapi dengan bobot 230 kilogram hingga 490 kilogram di kisaran 15 juta sampai 27 juta, sedangkan tahun 2022 itu harganya berada di kisaran 17 juta sampai 30 juta, yah ada penurunan tahun ini," jelasnya.

Menurut Nia, merebaknya penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato diduga menjadi salah satu faktor yang membuat penjualan sapi kurban dan harga sapi kurban jelang Idul Adha tahun 2023 ini menurun.

"Bisa jadi karena ada penyakit Lumpy Skins Diasease (LSD) atau penyakit Lato-lato. Soalnya 15 hari jualan disini baru puluhan ekor sapi saya jual, biasanya sudah lebih dari itu, bahkan sampai 100 ekor sapi sudah terjual," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jelang Iduladha, Harga Sapi dan Domba di Sleman Melonjak

Jelang Iduladha, Harga Sapi dan Domba di Sleman Melonjak

NUSANTARA
Sapi Kurban 1,25 Ton Seharga Rp 150 Juta Laku di Depok

Sapi Kurban 1,25 Ton Seharga Rp 150 Juta Laku di Depok

JAWA BARAT
Daya Beli Lesu, Penjualan Sapi Kurban di Purwakarta Turun 30 Persen

Daya Beli Lesu, Penjualan Sapi Kurban di Purwakarta Turun 30 Persen

JAWA BARAT
Pedagang Beberkan Penyebab Harga Sapi Kurban di Karanganyar Melambung

Pedagang Beberkan Penyebab Harga Sapi Kurban di Karanganyar Melambung

JAWA TENGAH
NTB Pasok 19.000 Sapi Kurban ke Jabodetabek Jelang Iduladha

NTB Pasok 19.000 Sapi Kurban ke Jabodetabek Jelang Iduladha

NUSANTARA
Sapi Kurban di Bekasi Kabur hingga Masuk Gerbang Tol Telaga Asih

Sapi Kurban di Bekasi Kabur hingga Masuk Gerbang Tol Telaga Asih

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon