Status Pandemi Dicabut, Area Publik di Senayan Makin Ramai
Selasa, 27 Juni 2023 | 07:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia pada Rabu (21/6/2023). Dengan pencabutan status tersebut, Indonesia memasuki masa endemi dan diharapkan mampu memperkuat perekonomian Indonesia ke depan.
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com pada Senin (26/6/2023), setelah pencabutan status tersebut, area publik di kawasan Senayan, Jakarta, yang terkenal sebagai pusat olahraga dan hiburan, semakin ramai pada sore hari. Banyak orang yang berjalan-jalan santai, berolahraga, atau melepas penat usai pulang bekerja di sekitar Gelora Bung Karno (GBK).
Hal yang sama juga terlihat di pusat perbelanjaan Mal FX Sudirman yang berada di seberang GBK Senayan. Banyak orang yang sengaja datang untuk bersantai, makan dan minum, mengadakan rapat, berbelanja, dan lain sebagainya di dalam mal tersebut.
Marcomm and Event Supervisor FX Sudirman, Hashbi Ashshidiq, mengakui memang terdapat perbedaan sebelum dan setelah pencabutan status pandemi Covid-19. Jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang signifikan.
"Dari pantauan kami, memang terdapat perbedaan jumlah pengunjung di FX setelah pencabutan status pandemi ini. Terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan, termasuk pengunjung yang sekarang lebih bebas datang tanpa masker, meski masih ada beberapa yang memakainya. Hal ini wajar, karena kami sebagai pihak keamanan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker," ungkapnya.
Pada hari kerja (Senin-Jumat), jumlah pengunjung biasanya mencapai kisaran 10.000-11.000 orang, sedangkan pada akhir pekan kemarin mencapai hingga 20.000 pengunjung.
"Terlebih lagi, ini adalah masa libur sekolah dan banyak kegiatan yang diadakan di dalam mal, yang cukup mempengaruhi jumlah pengunjung mal. Termasuk juga keramaian di GBK yang berdampak pada ramainya di dalam mal dan makin semarak," tambahnya.
Salah satu pengunjung Mal FX Sudirman, Susanti (35 tahun), memilih datang ke pusat perbelanjaan ini karena sangat dekat dengan kantornya. Bersama rekan kerjanya, Dewi (30), mereka ingin bersantai sambil mencari makanan kecil sekaligus beristirahat sejenak sebelum pulang ke rumah masing-masing.
"Sebelum pulang, kami ingin santai di mal sambil melepas penat. Kami juga ingin berkeliling dan melihat-lihat. Dulu ketika masih dalam status pandemi, sebagian besar waktu kami bekerja dari rumah (work from home, Red). Setelah sedikit membaik, kami bisa kembali bekerja di kantor, tetapi harus langsung pulang ke rumah dan tetap mematuhi protokol kesehatan karena virus masih ada. Sekarang situasinya berbeda, status pandemi sudah dicabut," papar Susanti.
Dewi sendiri memahami jika ada pengunjung mal yang masih memakai masker. "Mungkin ada yang memakai masker karena memiliki gangguan pernafasan atau alasan lain, atau mungkin mereka tetap peduli terhadap kesehatan. Bagi pengunjung lainnya, itu bukan masalah," ujar Dewi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




