Yuk, Jajal LRT Jabodebek Mulai 12 Juli Hanya dengan Bayar Rp 1
Kamis, 6 Juli 2023 | 20:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Moda transportasi baru, LRT Jabodebek siap membawa masyarakat ke tempat tujuan melalui masa uji coba terbatas mulai Rabu, 12 Juli hingga 15 Agustus 2023. Tarif yang dikenakan sangatlah murah, yakni Rp 1 saja.
Dalam wawancara dengan Manager Public Relation KAI Divisi LRT Jabodebek, Kuswardojo, tarif Rp 1 merupakan bagian dari sosialisasi metode pembayaran yang diterapkan dalam menggunakan LRT.
"Kenapa Rp 1? Rp 1 merupakan bagian dari sosialiasi kami di mana nanti tentunya masyarakat harus melakukan pembayaran secara cashless," kata Kuswardojo di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
Kuswardojo menjelaskan, tidak ada cara lain dalam menggunakan LRT Jabodebek selain menggunakan pembayaran secara uang elektronik atau e-money.
Adapun cara pendaftarannya, pada 10 Juli 2023 pihak LRT Jabodebek akan menyematkan link pendaftaran di media sosial instagram @lrt_jabodebek.
Setelah itu masyarakat harus mengisi data dan tidak diperkenankan untuk datang ke stasiun jika belum mendapatkan bukti reservasi.
"Nantinya mereka harus menyertakan nama, alamat, dan stasiun yang dipilih untuk keberangkatan. Dan juga jangan lupa nomor yang bisa kami hubungi karena nanti setelah mendaftar melalui link tersebut mereka harus menunggu mendapatkan konfirmasi dari kami terkait dengan jadwal keberangkatan," jelas Kuswardojo.
Dalam satu train set terdiri dari 6 gerbong kereta yang mampu menampung 1.308 penumpang dengan total 174 kursi tempat duduk.
Nantinya, dalam satu hari masa uji coba, akan dilaksanakan empat perjalanan dengan penumpang terbatas yakni maksimal 150 orang dalam satu rangkaian kereta. Jika dijumlahkan, akan ada sekitar 600 orang yang diangkut untuk menjajal LRT Jabodebek setiap harinya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




