ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

LRT Jakarta Fase 1B Mulai Uji Coba Jalur Velodrome-Manggarai Hari Ini

Kamis, 30 April 2026 | 14:22 WIB
AC
RA
Penulis: Ayos Carlos | Editor: RP
LRT Jakarta fase 1B memulai uji coba lintasan sepanjang 3,6 kilometer, Kamis 30 April 2026.
LRT Jakarta fase 1B memulai uji coba lintasan sepanjang 3,6 kilometer, Kamis 30 April 2026. (PT Jakarta Propertindo (Perseroda))

Jakarta, Beritasatu.com — PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memulai rangkaian testing and commissioning (T&C) sistem perkeretaapian LRT Jakarta fase 1B rute Velodrome–Manggarai, Kamis (30/4/2026). Tahap awal pengujian dilakukan pada segmen lintasan dari Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pasar Pramuka sepanjang 3,6 kilometer.

Pelaksanaan test track ini menandai langkah baru dalam percepatan pembangunan infrastruktur transportasi publik modern di Jakarta. Jakpro menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan operasional LRT Jakarta memenuhi standar tertinggi sebelum memasuki fase layanan komersial.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, mengatakan tahapan T&C dilakukan secara mendetail agar seluruh sistem benar-benar siap digunakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Tahapan T&C ini kami lakukan secara mendetail untuk memastikan seluruh aspek teknis LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman untuk nantinya digunakan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari,” ujar Iwan dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Ia menuturkan, testing and commissioning merupakan tahapan krusial yang tidak dapat dilewati dalam pembangunan sistem perkeretaapian modern. Proses tersebut mencakup serangkaian pengujian sistematis dan terstruktur terhadap seluruh komponen dan subsistem sebelum operasional komersial dimulai, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

“Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat Jakarta yang akan mengandalkan LRT Jakarta setiap harinya. Oleh karena itu, tahapan T&C ini harus dipersiapkan secara sangat matang,” lanjut Iwan.

Ia menegaskan, di balik setiap proses teknis yang berjalan, terdapat komitmen kuat Jakpro untuk menuntaskan pembangunan LRT Jakarta fase 1B secepat mungkin tanpa mengorbankan aspek keselamatan, kualitas, dan keandalan layanan.

Setelah beroperasi secara komersial, penambahan jalur LRT Jakarta fase 1B diproyeksikan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang setiap hari. Kehadiran koridor baru ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong integrasi transportasi publik di Jakarta.

Sejalan dengan arahan Gubernur Jakarta Pramono Anung, pembangunan LRT Jakarta fase 1B diarahkan untuk mendukung pemenuhan indikator Jakarta sebagai kota global yang modern, maju, berkelanjutan, dan nyaman dihuni. Proyek ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan ruang kota yang lebih terkoneksi, mobilitas yang semakin mudah, serta kualitas lingkungan perkotaan yang lebih baik.

"LRT Jakarta fase 1B bukan sekadar proyek infrastruktur. Kehadirannya merupakan manifestasi tekad kolektif masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mewujudkan kota yang lebih maju dan berdaya saing," kata dia.

Optimisme terhadap kehadiran LRT Jakarta fase 1B juga datang dari masyarakat. Wenny, warga yang setiap hari melintasi koridor pembangunan Velodrome–Manggarai, menilai jalur tersebut nantinya akan memberi manfaat besar bagi mobilitas warga Jakarta.

“Kehadiran LRT Jakarta fase 1B sangat dinantikan karena akan menambah pilihan transportasi publik yang nyaman dan modern. Saya optimistis jalur ini dapat membantu masyarakat bepergian lebih efisien sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ujar Wenny.

Ia juga meyakini kehadiran jalur baru tersebut akan semakin memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi di Jakarta.

“Dengan jaringan transportasi yang semakin terhubung, masyarakat tentu akan lebih mudah berpindah moda. Ini menjadi langkah positif bagi Jakarta untuk menghadirkan mobilitas yang lebih baik ke depannya,” katanya.

Menurut Wenny, pengembangan transportasi publik seperti LRT Jakarta juga akan memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan perkotaan.

“Transportasi publik berbasis listrik seperti LRT Jakarta menjadi solusi yang baik untuk mendukung udara kota yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat,” tutup Wenny. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemprov Jakarta Kejar Proyek LRT Fase 1B, Ini Progres Terbarunya

Pemprov Jakarta Kejar Proyek LRT Fase 1B, Ini Progres Terbarunya

JAKARTA
Catat Zero Accident, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Capai 92,67 Persen

Catat Zero Accident, Proyek LRT Jakarta Fase 1B Capai 92,67 Persen

JAKARTA
Pramono Sebut Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas

Pramono Sebut Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas

JAKARTA
Ini 5 Proyek Stasiun LRT Velodrome-Manggarai Paling Progres

Ini 5 Proyek Stasiun LRT Velodrome-Manggarai Paling Progres

JAKARTA
Proyek Pembangunan LRT Rawamangun-Manggarai Capai 91 Persen

Proyek Pembangunan LRT Rawamangun-Manggarai Capai 91 Persen

JAKARTA
Rute 1B Dibuka, LRT Jakarta Targetkan Angkut 80.000 Penumpang

Rute 1B Dibuka, LRT Jakarta Targetkan Angkut 80.000 Penumpang

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon