ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Masih Godok Rencana Aturan Jam Kerja

Selasa, 18 Juli 2023 | 23:19 WIB
MH
H
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: HE
Ilustrasi pekerja di Jakarta.
Ilustrasi pekerja di Jakarta. (B Universe Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemprov DKI Jakarta masih terus menggodok rencana mengatur jam kerja di perkantoran Jakarta. Upaya ini dilakukan guna mengurai kemacetan di Ibu Kota.

"Masih dibahas ya, lagi dibahas sama kepegawaian," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (18/7/2023).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendukung rencana tersebut untuk segera direalisasi.

ADVERTISEMENT

"Saya setuju upaya Pj Gubernur dengan membagi jam berangkat kantor. Ini salah satu ikhtiar pemda untuk mengurangi kesemrawutan di pagi hari. Faktanya, saat libur sekolah, jalanan lebih enak dilalui ketimbang sekolah masuk. Di samping itu, memang kita harus kembali ke transportasi umum," kata Khoirudin saat ditemui di Balai Kota Jakarta.

Ia menyebutkan rencana tersebut masih terus dikaji seperti mencari pengaturan waktu berangkat kerja terbaik.

"Wacana sudah disampaikan, kami akan kawal pelaksanaannya. Kami sepakati timing-nya kapan, timing tepat. Karena tidak semua jalur, tidak semua arah. Terutama sih jalur agak berat itu yang dari penyangga Jakarta, seperti Depok, Bekasi, Tangerang," jelasnya.

Khoirudin berharap rencana tersebut dapat segera direalisasi tahun ini.

"Realisasinya secepatnya, masih dikaji hal-hal yang sifatnya pendukung. Tahun ini Insyaallah bisa," ujar Khoirudin.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI telah membahas dua konsep baru jam kerja kantor di Jakarta yang ditawarkan kepada Pemprov DKI. Konsep itu dapat dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 08.00 WIB dan 10.00 WIB.

"Masuknya tiap gedung itu harus separuh, pukul 08.00 WIB dengan pukul 10.00 WIB," ujar Heru Budi beberapa waktu lalu.

Menurut Heru, pembagian jam masuk karyawan tersebut dapat memudahkan para karyawan untuk mengantar anak-anaknya pergi ke sekolah.

Pembagian jam masuk kerja, menurut Heru, bisa disesuaikan dengan masing-masing perusahaan. Heru yakin, pembagian jam kerja nantinya dapat mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta hingga 30%.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Djarot Nostalgia di Balai Kota Saat Open House Lebaran

Djarot Nostalgia di Balai Kota Saat Open House Lebaran

JAKARTA
Semarak Transisi Imlek Menuju Ramadan di Bundaran HI

Semarak Transisi Imlek Menuju Ramadan di Bundaran HI

MULTIMEDIA
Begini Langkah Pemkot Jakpus Tertibkan Kabel Semrawut di Menteng

Begini Langkah Pemkot Jakpus Tertibkan Kabel Semrawut di Menteng

JAKARTA
Permintaan Sedot Tinja di Jakarta Naik 100 Persen, Warga Kian Sadar

Permintaan Sedot Tinja di Jakarta Naik 100 Persen, Warga Kian Sadar

JAKARTA
Ini Langkah Pramono Jadikan Jakarta Kota Global Hijau dan Tangguh

Ini Langkah Pramono Jadikan Jakarta Kota Global Hijau dan Tangguh

JAKARTA
Jakarta Perkuat Transportasi Jabodetabek, Rano: Armada Bus Ditambah

Jakarta Perkuat Transportasi Jabodetabek, Rano: Armada Bus Ditambah

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon